PENGARUH SELF EFFICACY, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS

LISA, HARIDA (2026) PENGARUH SELF EFFICACY, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (13MB)
[thumbnail of SKRIPSI LISA HARIDA revisi (3).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self efficacy, kemandirian belajar, dan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Way Tenong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 102 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung yang signifikan antara self efficacy dan kemandirian belajar dengan nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Namun, self efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,674 > 0,05, serta tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai signifikansi 0,221 > 0,05. Kemandirian belajar juga tidak berpengaruh signifikan terhadap berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,136 > 0,05. Sebaliknya, kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan berpikir kritis berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis lebih dipengaruhi oleh kemandirian belajar dan berpikir kritis dibandingkan self efficacy. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis perlu difokuskan pada pengembangan kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik ABSTRACT This study aimed to analyze the influence of self-efficacy, learning independence, and critical thinking on the mathematical problemsolving ability of ninth-grade students at SMP Negeri 2 Way Tenong. This study employed a quantitative approach with an ex post facto research design. The sample consisted of 102 students selected using the proportionate stratified random sampling technique. Data were collected through questionnaires and tests. The data were analyzed using path analysis. The results showed a significant direct relationship between self-efficacy and learning independence, with a significance value of 0.014 < 0.05. However, self-efficacy did not have a significant effect on critical thinking, with a significance value of 0.674 > 0.05, nor on mathematical problem-solving ability, with a significance value of 0.221 > 0.05. Learning independence also did not have a significant effect on critical thinking, with a significance value of 0.136 > 0.05. In contrast, learning independence had a significant effect on mathematical problem-solving ability, with a significance value of 0.000 < 0.05, and critical thinking had a significant effect on mathematical problem-solving ability, with a significance value of 0.000 < 0.05. The findings indicate that mathematical problem-solving ability is more strongly influenced by learning independence and critical thinking than by self-efficacy. Therefore, efforts to improve students' mathematical problem-solving ability should focus on enhancing their learning independence and critical thinking skills.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 21 Jul 2026 10:19
Last Modified: 21 Jul 2026 10:19
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45189

Actions (login required)

View Item View Item