EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA

REVITA, PUTRI ANGGRAENI (2025) EVALUASI PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of SKRIPSI REVITA PUTRI ANGGRAENI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Penerapan kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Capaian Pembelajaran Matematika di tingkat SMA, dengan fokus pada implementasinya di SMA Negeri 12 Bandar Lampung pada tahun ajaran 2022/2023. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan keleluasan kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, serta guru matematika kelas X, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, sekolah memberikan fleksibilitas kepada guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, namun tetap berpedoman pada capaian pembelajaran yang telah ditentukan. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi pembelajaran aktif dan berpikir kritis, namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya pemahaman terhadap struktur Kurikulum Merdeka dan keterbatasan sumber daya pembelajaran. Pada tahap penilaian, asesmen formatif dan sumatif digunakan untuk mengevaluasi capaian pembelajaran siswa. Namun, terdapat tantangan dalam penyusunan rubrik penilaian berbasis proyek dan pemberian umpan balik yang konstruktif. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah melakukan berbagai upaya, seperti pelatihan rutin bagi guru, diskusi dan koordinasi antarpendidik, pemanfaatan sumber belajar digital, serta penyusunan perangkat pembelajaran yang lebih terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru dalam penyusunan perangkat ajar, diperlukan pelatihan yang lebih intensif dan penyediaan sumber daya pendidikan yang memadai untuk mengoptimalkan pembelajaran matematika implementasinya dalam Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran matematika, evaluasi, asesmen, SMAN 12 Bandar Lampung. ii ABSTRACT This study aims to evaluate the implementation of the Merdeka Belajar curriculum on mathematics learning outcomes at the senior high school level, with a focus on its application at SMA Negeri 12 Bandar Lampung during the 2022/2023 academic year. The Merdeka curriculum is designed to provide flexibility for schools and teachers to design learning experiences that meet students’ needs. This research employed a qualitative descriptive method, with data collected through observations, interviews with the principal, the vice principal for curriculum affairs, and tenth-grade mathematics teachers, as well as documentation analysis. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The results of the study indicate that in the planning stage, the school provided teachers with the flexibility to develop teaching modules tailored to students’ needs, while still adhering to predetermined learning outcomes. During the implementation stage, teachers applied active learning strategies and encouraged critical thinking, although challenges remained, such as limited understanding of the curriculum structure and insufficient learning resources. In the assessment stage, both formative and summative assessments were used to evaluate student learning outcomes. However, difficulties were encountered in developing project-based assessment rubrics and delivering constructive feedback. To address these challenges, the school implemented several initiatives, including regular teacher training, collaboration among educators, the use of digital learning resources, and the development of more structured teaching materials. This study concludes that although the Merdeka curriculum grants teachers autonomy in designing instructional tools, more intensive training and adequate educational resources are needed to optimize its implementation in mathematics education. Keywords: Merdeka Curriculum, mathematics learning, evaluation, assessment, SMAN 12 Bandar Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Matematika
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 05 May 2025 07:32
Last Modified: 05 May 2025 07:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38209

Actions (login required)

View Item View Item