KRISNA, SYAHPUTRA (2026) PENGARUH RISIKO PEMBIAYAAN DAN RISIKO LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN MANAJEMEN RISIKO SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI OJK PERIODE 2019-2025. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
Full text not available from this repository.Abstract
ABSTRAK Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia selama periode 2019–2025 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, namun di sisi lain juga dihadapkan pada berbagai risiko, terutama risiko pembiayaan dan risiko likuiditas yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Risiko Pembiayaan (NPF) dan Risiko Likuiditas (FDR) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) dengan Manajemen Risiko (CAR) sebagai variabel intervening pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2019–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausalitas. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah dan Statistik Perbankan Syariah yang dipublikasikan oleh OJK. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan model Random Effect Model (REM) serta uji Sobel untuk menguji pengaruh mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Risiko Pembiayaan (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Manajemen Risiko (CAR) dengan nilai koefisien sebesar -4,846013 dan probabilitas 0,0035 < 0,05. Risiko Likuiditas (FDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Risiko (CAR) dengan nilai koefisien sebesar 0,114481 dan probabilitas 0,2099 > 0,05. Risiko Pembiayaan (NPF) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) dengan nilai koefisien sebesar 0,355283 dan probabilitas 0,0000 < 0,05. Risiko Likuiditas (FDR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) dengan nilai koefisien sebesar -0,026453 dan probabilitas 0,0000 < 0,05. Manajemen Risiko (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) dengan nilai koefisien sebesar 0,0000227 dan probabilitas 0,9959 > 0,05. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa Manajemen Risiko (CAR) tidak mampu memediasi pengaruh Risiko Pembiayaan (NPF) maupun Risiko Likuiditas (FDR) terhadap Kinerja Keuangan (ROA). Kata kunci: Risiko Pembiayaan (NPF), Risiko Likuiditas (FDR), Manajemen Risiko (CAR), Kinerja Keuangan (ROA), Bank Umum Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK). ABSTRACT The development of the Islamic banking industry in Indonesia during the 2019–2025 period has shown significant growth. However, Islamic banks also face various risks, particularly financing risk and liquidity risk, which may affect the financial performance of banks. This study aims to analyze the effect of Financing Risk (NPF) and Liquidity Risk (FDR) on Financial Performance (ROA) with Risk Management (CAR) as an intervening variable in Islamic Commercial Banks registered with the Financial Services Authority (OJK) during the 2019–2025 period. This study employed a quantitative approach using a causal research method. The data used were secondary data obtained from the annual financial reports of Islamic Commercial Banks and Islamic Banking Statistics published by the Financial Services Authority (OJK). Data analysis was conducted using panel data regression with the Random Effect Model (REM) and Sobel test to examine the mediating effect. The results showed that Financing Risk (NPF) had a negative and significant effect on Risk Management (CAR) with a coefficient value of -4.846013 and a probability value of 0.0035 < 0.05. Liquidity Risk (FDR) had no significant effect on Risk Management (CAR) with a coefficient value of 0.114481 and a probability value of 0.2099 > 0.05. Financing Risk (NPF) had a positive and significant effect on Financial Performance (ROA) with a coefficient value of 0.355283 and a probability value of 0.0000 < 0.05. Liquidity Risk (FDR) had a negative and significant effect on Financial Performance (ROA) with a coefficient value of -0.026453 and a probability value of 0.0000 < 0.05. Risk Management (CAR) had no significant effect on Financial Performance (ROA) with a coefficient value of 0.0000227 and a probability value of 0.9959 > 0.05. The Sobel test results indicated that Risk Management (CAR) was unable to mediate the effect of Financing Risk (NPF) and Liquidity Risk (FDR) on Financial Performance (ROA). Keywords: Financing Risk (NPF), Liquidity Risk (FDR), Risk Management (CAR), Financial Performance (ROA), Islamic Commercial Banks, Financial Services Authority (OJK).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:34 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:34 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


