FUNGSI MANAJEMEN DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI PONDOK PESANTREN AL-BANIN KECAMATAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

DWI, CAHYADI (2026) FUNGSI MANAJEMEN DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI PONDOK PESANTREN AL-BANIN KECAMATAN TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT BAB 1 DAN 2 (1).pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI DWI CAHYADI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul "Fungsi Manajemen dalam Membina Akhlak Santri di Pondok Pesantren Al-Banin Kecamatan Tanjung Senang Bandar Lampung." Pondok Pesantren Al-Banin didirikan pada tahun 2012 oleh KH. Hasan Hidayat dan saat ini memiliki 32 santri yang terdiri dari 20 santri laki-laki dan 12 santri perempuan. Pesantren ini dikelola oleh sejumlah pengurus yang terdiri dari koordinator pembina, ketua, sekretaris, bendahara, departemen pendidikan, departemen keamanan, departemen humas, dan departemen kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan fungsi manajemen menurut George R. Terry, yang meliputi Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (pelaksanaan), dan Controlling (pengawasan) atau dikenal dengan singkatan POAC dalam proses pembinaan akhlak santri. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Al-Banin dilaksanakan melalui lima bentuk kegiatan utama yang membentuk akhlak, yaitu: (1) kegiatan keagamaan, meliputi shalat berjamaah lima waktu, tadarus Al-Qur'an, dzikir bersama, dan pengajian kitab kuning seperti Akhlakul Banin dan Bidayatul Hidayah; (2) kegiatan kedisiplinan dan pembiasaan, berupa jadwal harian yang terstruktur ketat mulai pukul 04.30 hingga 21.30 serta pembiasaan hidup mandiri dan bersih; (3) kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat, seperti kerja bakti, gotong royong, dan kunjungan ke panti asuhan; (4) kegiatan pembelajaran dan pengajian akhlak, yakni pengajaran kitab-kitab etika Islam secara berjenjang; serta (5) kegiatan keteladanan (uswah hasanah) dari para pengasuh dan ustaz dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan fungsi Planning dilakukan melalui musyawarah dan penetapan program pembinaan berlandaskan nilai religius. Organizing diwujudkan melalui struktur organisasi yang jelas dengan pembagian tugas berdasarkan amanah dan tanggung jawab. Actuating dilaksanakan melalui keteladanan, pembiasaan, dan nasihat secara langsung. Sedangkan Controlling diterapkan melalui pengawasan berkesinambungan dengan pendekatan humanistik dan edukatif, bukan hukuman semata. ii iii Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan fungsi manajemen POAC di Pondok Pesantren Al-Banin berjalan secara terpadu dengan nilai-nilai keislaman, sehingga mampu membentuk santri yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah secara efektif dan berkelanjutan ABSTRACT This research is entitled "Management Functions in the Moral Development of Students (Santri) at Pondok Pesantren Al-Banin, Tanjung Senang District, Bandar Lampung." Pondok Pesantren Al￾Banin was established in 2012 by KH. Hasan Hidayat and currently has 32 students (santri), consisting of 20 male students and 12 female students. The pesantren is managed by a structured board of administrators comprising a head coordinator, chairperson, secretary, treasurer, and several departments including education, security, public relations, and health. This study aims to describe and analyze the implementation of management functions according to George R. Terry namely Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) in the process of fostering the moral character (akhlak) of students. This research is a field study (field research) with a descriptive-analytical approach, employing data collection methods of interview, observation, and documentation. The findings indicate that moral development at Pondok Pesantren Al-Banin is carried out through five key character-building activities: (1) religious activities, including congregational prayers five times a day, tadarus Al-Qur'an, communal dhikr, and classical Islamic text (kitab kuning) studies such as Akhlakul Banin and Bidayatul Hidayah; (2) discipline and habituation activities, through a tightly structured daily schedule from 04:30 to 21:30, as well as training in independent and clean living habits; (3) social and community service activities, such as communal cleaning, gotong royong (cooperative work), and visits to orphanages; (4) learning and moral study activities, consisting of the systematic teaching of Islamic ethics books at appropriate levels; and (5) exemplary conduct (uswah hasanah) demonstrated by the caregivers and teachers in their daily lives. The Planning function is implemented through deliberation (musyawarah) and the formulation of development programs grounded in religious values. Organizing is realized through a clear organizational structure with role assignments based on trustworthiness (amanah) and responsibility. Actuating is carried out through role modeling, habituation, and direct guidance and counsel. Controlling is applied through consistent and continuous supervision with a humanistic and educational approach, rather than punitive iv v measures alone. This study concludes that the application of the POAC management functions at Pondok Pesantren Al-Banin operates in an integrated manner with Islamic values, effectively shaping students into individuals who are knowledgeable, faithful, and of noble character (berakhlakul karimah) in a sustained and systematic way

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 17 Sep 2026 07:02
Last Modified: 17 Sep 2026 07:02
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46493

Actions (login required)

View Item View Item