PERAN MAJELIS TABLIGH AISYIYAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA: ANALISIS DAMPAK DAN ADAPTASI DI ERA DISRUPSI DIGITAL DI LAMPUNG

AGUNG, MUHAMMAD IQBAL (2026) PERAN MAJELIS TABLIGH AISYIYAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA: ANALISIS DAMPAK DAN ADAPTASI DI ERA DISRUPSI DIGITAL DI LAMPUNG. Doctoral thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Disertasi Agung Muhammad Iqbal bab 1 san 2.pdf] PDF
Download (14MB)
[thumbnail of Disertasi Agung Muhammad Iqbal.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (15MB)

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan ekonomi keluarga selama ini cenderung dipahami dalam kerangka materialistik yang menekankan pada peningkatan pendapatan, akses sumber daya, dan aktivitas ekonomi praktis, sehingga kurang memberikan perhatian pada dimensi makna (meaning) yang membentuk kesadaran, nilai, dan orientasi tindakan ekonomi masyarakat. Dalam konteks ini, organisasi keagamaan, khususnya Majelis Tabligh ‗Aisyiyah sebagai instrumen dakwah perempuan dalam gerakan Muhammadiyah, memiliki potensi strategis tidak hanya dalam membangun kesadaran religius, tetapi juga dalam membentuk kesadaran ekonomi keluarga melalui internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial. Namun demikian, kajian akademik yang secara spesifik menempatkan dakwah sebagai medium produksi makna dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, terutama dalam kaitannya dengan dinamika perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital, masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Majelis Tabligh ‗Aisyiyah dalam pemberdayaan ekonomi keluarga dengan menekankan pada dimensi makna pemberdayaan, mengidentifikasi dampaknya terhadap kesadaran dan praktik ekonomi keluarga, serta merumuskan model pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis Majelis Tabligh yang adaptif terhadap era disrupsi digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis Majelis Tabligh yang menempatkan dakwah sebagai proses transformasi kesadaran melalui integrasi fungsi edukasi nilai, literasi ekonomi, pendampingan, dan adaptasi digital dalam organisasi keagamaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif untuk memahami praktik pemberdayaan yang dilakukan oleh Majelis Tabligh Aisyiyah. Penelitian dilaksanakan di wilayah Lampung dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengurus organisasi, kader dakwah, serta anggota jamaah. Analisis data dilakukan secara tematik melalui proses reduksi data, kategorisasi, dan penafsiran terhadap makna sosial dari praktik pemberdayaan yang berlangsung. Secara teoretik, penelitian ini menggunakan kerangka teori pemberdayaan masyarakat, teori modal sosial, konsep dakwah transformatif, serta perspektif ekonomi keluarga untuk menjelaskan hubungan antara aktivitas dakwah, peningkatan literasi ekonomi, dan penguatan kapasitas ekonomi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Majelis Tabligh Aisyiyah memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga viii melalui empat fungsi utama, yaitu peran edukatif-normatif dalam membangun kesadaran religius dan etos kerja, peran literasi ekonomi dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan keluarga, peran fasilitatif dalam membuka akses terhadap jejaring sosial dan peluang ekonomi, serta peran transformasional-adaptif dalam merespons perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Proses pemberdayaan tersebut berkontribusi pada peningkatan kesadaran ekonomi perempuan, penguatan peran perempuan dalam ekonomi keluarga, serta munculnya aktivitas ekonomi produktif di kalangan jamaah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan Model Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Berbasis Majelis Tabligh, yang mencakup komponen input (nilai dakwah, sumber daya organisasi, dan modal sosial), proses transformasi (dakwah, literasi ekonomi, pendampingan, dan digitalisasi), serta output dan outcome berupa peningkatan kapasitas ekonomi keluarga dan penguatan komunitas ekonomi berbasis nilai-nilai keagamaan. Model ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan dakwah transformatif sekaligus menawarkan kerangka strategis bagi organisasi keagamaan dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi keluarga pada era disrupsi digital ABSTRACT Family economic empowerment has generally been understood within a materialistic framework that emphasizes income enhancement, resource access, and practical economic activities, thereby paying less attention to the dimension of meaning that shapes the consciousness, values, and orientation of public economic action. In this context, religious organizations, particularly the Majelis Tabligh „Aisyiyah as a women's da'wah (Islamic missionary) instrument within the Muhammadiyah movement, hold strategic potential not only in building religious awareness but also in shaping family economic consciousness through the internalization of religious values in social life. However, academic studies that specifically position da'wah as a medium for the production of meaning in family economic empowerment, particularly in relation to the dynamics of social change and digital technology developments, remain relatively limited. Therefore, this study aims to analyze the role of Majelis Tabligh „Aisyiyah in family economic empowerment by emphasizing the meaning dimension of empowerment, identifying its impact on family economic consciousness and practices, and formulating a Majelis Tabligh￾based family economic empowerment model that is adaptive to the era of digital disruption. The novelty of this research lies in the development of a Majelis Tabligh-based family economic empowerment model that positions da'wah as a process of consciousness transformation through the integration of value education, economic literacy, mentoring, and digital adaptation within a women's religious organization. This study employs a qualitative approach through an interpretive paradigm to understand the empowerment practices carried out by Majelis Tabligh „Aisyiyah. The research was conducted in the Lampung region, using data collection techniques such as in-depth interviews, observations, and documentation studies involving organizational management, da'wah cadres, and congregation (jamaah) members. Data analysis was performed thematically through data reduction, categorization, and the interpretation of the social meaning behind the ongoing empowerment practices. Theoretically, this study utilizes the framework of community empowerment theory, social capital theory, the concept of transformative da'wah, and the family economic perspective to explain the relationship between da'wah activities, increased economic literacy, and the strengthening of family economic capacity. The results demonstrate that the Majelis Tabligh „Aisyiyah program plays a significant role in family economic empowerment through four main functions: an educative-normative role in building religious awareness and a work ethic; an economic literacy role in improving the understanding of family financial management; a x facilitative role in opening access to social networks and economic opportunities; and a transformational-adaptive role in responding to social change and digital technology advancements. This empowerment process contributes to increasing women's economic awareness, strengthening women's roles in the family economy, and generating productive economic activities among congregation members. Based on these findings, this study formulates the Majelis Tabligh-Based Family Economic Empowerment Model, which includes input components (da'wah values, organizational resources, and social capital), transformation processes (da'wah, economic literacy, mentoring, and digitalization), as well as outputs and outcomes in the form of enhanced family economic capacity and the reinforcement of a religious value-based economic community. This model provides a conceptual contribution to the development of transformative da'wah while offering a strategic framework for religious organizations to develop family economic empowerment programs in the era of digital disruption.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Pasca Magister > S3 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Sep 2026 08:07
Last Modified: 16 Sep 2026 08:07
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46484

Actions (login required)

View Item View Item