MEMBANGUN INTERAKSI SOSIAL MELALUI TRADISI PESTA SEKURA: PERSPEKTIF PESERTA DIDIK DI SMA N 1 SUKAU LAMPUNG BARAT

FENINA, PAJRIN (2026) MEMBANGUN INTERAKSI SOSIAL MELALUI TRADISI PESTA SEKURA: PERSPEKTIF PESERTA DIDIK DI SMA N 1 SUKAU LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I&II-DAPUS-LAMPIRAN (2).pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI FENINA PAJRIN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Interaksi sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan peserta didik, karena melalui interaksi tersebut mereka belajar memahami diri sendiri dan orang lain dalam lingkungan sosialnya. Dalam kehidupan sehari-hari, proses interaksi tidak hanya terjadi di dalam lingkungan sekolah, tetapi juga berkembang melalui berbagai kegiatan sosial yang ada di masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan yang masih dilestarikan hingga saat ini adalah tradisi Pesta Sekura di Lampung Barat. Tradisi Pesta Sekura tidak hanya dipandang sebagai kegiatan budaya semata, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mempertemukan individu dalam berbagai bentuk interaksi. Melalui kegiatan ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk berkomunikasi, bekerja sama, serta menjalin hubungan dengan teman sebaya maupun masyarakat. Pengalaman tersebut memberikan makna tersendiri bagi peserta didik dalam memahami pentingnya hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran tradisi Pesta Sekura dalam membangun interaksi sosial peserta didik di SMA Negeri 1 Sukau. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman serta makna yang dirasakan langsung oleh peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan peserta didik yang mengikuti maupun yang tidak mengikuti kegiatan Sekura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pesta Sekura memberikan kontribusi dalam membangun interaksi sosial peserta didik. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial, meningkatkan komunikasi, serta mendorong terbentuknya kerja sama antarindividu. Pengalaman mengikuti kegiatan juga berpengaruh terhadap kepercayaan diri peserta didik dalam berinteraksi, terutama melalui penggunaan topeng yang memberikan rasa lebih bebas dalam berkomunikasi. Dengan demikian tradisi Pesta Sekura dapat dipahami sebagai media sosial yang memberikan pengalaman langsung bagi peserta didik dalam berinteraksi. Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya memperluas hubungan sosial, tetapi juga mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi dan menyesuaikan diri di lingkungan sosial. ABSTARCT Social interaction is an essential part of students‟ lives, as through interaction they learn to understand themselves and others within their social environment. In everyday life, social interaction does not only occur within the school setting, but also develops through various social activities in the community. One of the cultural activities that is still preserved today is the Pesta Sekura tradition in West Lampung. The Pesta Sekura tradition is not merely viewed as a cultural event, but also serves as a social space that brings individuals together in various forms of interaction. Through this activity, students have the opportunity to communicate, cooperate, and build relationships with peers as well as the wider community. These experiences provide meaningful insights for students in understanding the importance of social relationships in daily life. This study aims to examine the role of the Pesta Sekura tradition in shaping students‟ social interaction at SMA Negeri 1 Sukau. The research employs a qualitative method with a phenomenological approach, focusing on the experiences and meanings perceived directly by the students. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, involving students who participated in and those who did not participate in the Sekura activities. The findings indicate that the Pesta Sekura tradition contributes to the development of students‟ social interaction. The activity serves as a means to strengthen social relationships, enhance communication, and encourage the formation of cooperation among individuals. Participation in the activity also influences students‟ selfconfidence in interacting, particularly through the use of masks, which provide a greater sense of freedom in communication. Therefore, the Pesta Sekura tradition can be understood as a social medium that offers direct experiences for students in interacting. Through their involvement in the activity, students not only expand their social relationships but also develop communication skills and the ability to adapt within their social environment.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:01
Last Modified: 26 Aug 2026 07:01
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46262

Actions (login required)

View Item View Item