PENERAPAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN TRI BHAKTI AT-TAQWA DI DESA RAMA PUJA 1 KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

RAHMAH, BERLIANA (2026) PENERAPAN KOMUNIKASI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRI DI PONDOK PESANTREN TRI BHAKTI AT-TAQWA DI DESA RAMA PUJA 1 KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I&II-DAPUS-LAMPIRAN (1).pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI RAHMAH BERLIANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Komunikasi merupakan pondasi esensial dalam setiap proses edukasi dan sosial. Dimana hal tersebut menjadi proses transfer pengetahuan dan internalisasi yang berlangsung secara simultan. Dalam lembaga-lembaga seperti pondok pesantren, dinamika komunikasi bertransformasi menjadi komunikasi Islam yang erat akan nilai-nilai profetik dan normatif dan bertransformasi menjadi alat dalam pembentukan karakter santri dilingkungan pondok pesantren. Penelitian ini berangkat dari premis bahwa pembentukan ahlak mulia pada santri tidak hanya bergantung pada kurikulum formal yang diterapkan di pondok peantren, namun juga pada efektivitas dari strategi yang diimplementasikan oleh para Kyai atau Nyai di pondok pesantren. Fokus dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengkolaborasi komunikasi yang diterapkan oleh figur otoritas dan menjadikan pesantren bukan hanya tempat mengkaji agama namun tempat terbangunnya interaksi antara Ustadz atau Ustadzah dan para santri. Secara spesifik, penelitian ini menyoroti implementasi prinsipprinsip komunikasi Islam (Qaulan Sadida, Qaulan Baligha, Qaulan Maysura, Qaulan Layyina, Qaulan Karima) serta metode komunikasi antarpribadi dalam proses pembinaan karakter. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada lingkungan pesantren, data dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa komunikasi Islam memainkan peran yang sangat sentral dan instrumental dalam upaya pembentukan karakter santri di lingkungan pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pembentukan karakter santri, yang mencakup aspek disiplin, kemandirian, tanggung jawab, dan akhlakul karimah, sangat dipengaruhi oleh dua variabel kunci yaitu keteladanan (uswah hasanah) dari pengajar dan optimalisasi komunikasi interpersonal yang didasarkan pada prinsip kepercayaan dan keterbukaan. ABSTRACT Communication constitutes the essential foundation in all educational and social processes, where it serves as the simultaneous process of knowledge transfer and value internalization. Within institutions such as Pondok Pesantren (Islamic Boarding Schools), the dynamics of communication transform into Islamic Communication, deeply rooted in prophetic and normative values, becoming an instrumental tool in the character formation of the santri (students). This research posits the premise that the cultivation of noble character (akhlak mulia) among santri is contingent not only upon the formal curriculum implemented in the pesantren but also on the effectiveness of the communication strategies adopted by the Kyai (male religious leader) and Nyai (female religious leader). The focus of this study is to identify and collaborate on the communication models applied by these figures of authority, thereby establishing the pesantren as not merely a place for religious study but also an environment where beneficial interaction between Ustadz or Ustadzah (teachers) and santri is fostered. Specifically, this research highlights the implementation of Islamic communication principles (Qaulan Sadida, Qaulan Baligha, Qaulan Maysura, Qaulan Layyina, and Qaulan Karima) and interpersonal communication methods within the character development process. This study employs a qualitative descriptive methodology with a case study approach within the pesantren setting. Data were collected through non-participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Based on the conducted analysis, it is concluded that Islamic Communication plays a pivotal and instrumental role in the efforts to shape the character of santri. The research findings indicate that the effectiveness of the santri character formation encompassing aspects of discipline, self-reliance, responsibility, and noble conduct (akhlakul karimah) is significantly influenced by two key variables: the Good Example (Uswah Hasanah) demonstrated by the educators and the optimization of interpersonal communication built upon the principles of trust and openness.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Aug 2026 03:39
Last Modified: 24 Aug 2026 03:39
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46221

Actions (login required)

View Item View Item