PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN KEMISKINAN TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Salsa, Dava Azzahra (2026) PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN KEMISKINAN TERHADAP PERNIKAHAN DINI DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH SALSA DAVA AZZAHRA.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Kemiskinan Terhadap Pernikahan Dini Di Indonesia dengan menggunakan pendekatan data panel antarprovinsi. Pernikahan Dini masih menjadi permasalahan sosial-ekonomi yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan jangka panjang. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel untuk mengidentifikasi pengaruh struktural variabel pendidikan dan kemiskinan terhadap variasi angka pernikahan usia anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pernikahan usia anak, yang berarti peningkatan capaian pendidikan mampu menurunkan kemungkinan terjadinya pernikahan dini. Sebaliknya, tingkat kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa tekanan ekonomi mendorong rumah tangga melakukan pernikahan anak sebagai strategi bertahan hidup. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki kontribusi yang cukup besar dalam menjelaskan variasi Pernikahan Dini antarwilayah di Indonesia. Dalam perspektif ekonomi Islam, temuan ini sejalan dengan prinsip keadilan distributif dan pembangunan manusia sebagaimana terkandung dalam nilai-nilai Al-Qur'an serta kerangka maqashid syariah, khususnya dalam menjaga akal (hifz al-„aql), jiwa (hifz al-nafs), dan keturunan (hifz al nasl). Oleh karena itu, kebijakan peningkatan akses pendidikan dan penguatan program pengentasan kemiskinan menjadi strategi penting dalam menekan praktik Pernikahan Dini dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: pernikahan usia anak, pendidikan, kemiskinan, ekonomi Islam ABSTRACT This study examines the effect of education level and poverty on child marriage in Indonesia using a panel data approach. Child marriage remains a significant socio-economic issue that affects human capital development and intergenerational welfare. By employing panel data regression analysis across provinces, this research identifies the structural determinants influencing early marriage practices. The empirical results indicate that education has a negative and statistically significant effect on child marriage, suggesting that higher educational attainment reduces the likelihood of early marriage. Conversely, poverty shows a positive and significant effect, implying that economic hardship increases the probability of child marriage as a household survival strategy. Simultaneously, both variables substantially explain variations in child marriage across regions. From the perspective of Islamic economics, these findings align with the principles of distributive justice and human development embedded in the values of the Al-Qur'an and the framework of maqasid al-shariah, particularly in preserving intellect (hifz al-„aql), life (hifz al-nafs), and lineage (hifz al-nasl). Improving access to education and strengthening poverty alleviation mechanisms, including redistributive instruments such as zakat and waqf, are therefore not only economically relevant but also normatively grounded within Islamic economic principles. This study recommends integrated policy interventions focusing on educational expansion, poverty reduction, and social protection to effectively reduce child marriage and promote sustainable human development in Indonesia. Keywords : child marriage, education, poverty, Islamic economics

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Aug 2026 05:19
Last Modified: 18 Aug 2026 05:19
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/46123

Actions (login required)

View Item View Item