ZULFA, NUR AFIFAH (2026) PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MEMBANGUN MENTAL POSITIF SISWA DI ERA DIGITAL. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Akidah Akhlak dalam membangun mental positif siswa di era digital melalui integrasi bimbingan keagamaan di MTs Walisongo Sukajadi, Lampung Tengah. Fenomena digitalisasi saat ini menimbulkan tantangan psikologis bagi siswa, seperti perbandingan sosial (social comparison) dan kecemasan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, guru Bimbingan Konseling (BK), dan siswa kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menjalankan peran strategis sebagai filter moral dan pembimbing spiritual dengan menerapkan metode keteladanan (uswah hasanah) dan penguatan nilai qanaah. Implementasi ini berhasil mengubah orientasi siswa dari Fear of Missing Out (FOMO) menjadi Joy of Missing Out (JOMO), yang meningkatkan regulasi diri dan ketenangan hati siswa. Selain itu, ditemukan adanya sinergi kolaboratif antara guru Akidah Akhlak dan guru BK yang membentuk sistem pendukung (support system) yang kokoh dalam menjaga resiliensi mental siswa menghadapi distraksi dunia maya. ABSTRACK This study aims to analyze the role of Akidah Akhlak teachers in building students' positive mentality in the digital era through the integration of religious guidance at MTs Walisongo Sukajadi, Central Lampung. The current phenomenon of digitalization poses psychological challenges for students, such as social comparison and digital anxiety. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, documentation, and in-depth interviews with the headmaster, Akidah Akhlak teachers, Guidance and Counseling (BK) teachers, and 9thgrade students. The results indicate that Akidah Akhlak teachers play a strategic role as moral filters and spiritual mentors by implementing exemplary methods (uswah hasanah) and strengthening the value of qanaah. This implementation successfully shifts students' orientation from Fear of Missing Out (FOMO) to Joy of Missing Out (JOMO), which enhances students' self-regulation and peace of mind. Furthermore, a collaborative synergy was found between Akidah Akhlak teachers and BK teachers, forming a solid support system to maintain students' mental resilience against cyberspace distractions
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 01:52 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:52 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45913 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


