TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PENETAPAN HARGA JUAL BELI GETAH KARET (Studi di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan)

YOLANDA, NOVIYANTI (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PENETAPAN HARGA JUAL BELI GETAH KARET (Studi di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I, II, DAPUS & LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi Yolanda Noviyanti.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Penetapan harga adalah ketetapan harga yang ditentukan oleh pihak yang berhak untuk menentukan harga tersebut. Dalam menentukan harga suatu barang maka harus disepakakati dan berlaku secara umum. Akan tetapi masih ada jual beli yang mengandung unsur ketidakadilan, yaitu menetapkan harga yang berbeda antara getah karet kering yang dikeringkan 5-7 hari, getah karet basah yang langsung panen dan yang memiliki hutang pada jual beli getah karet. Permasalahan yang menjadi kajian dari penelitian ini adalah bagaimana praktik penetapan harga dalam jual beli getah karet dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah tentang penetapan harga jual beli getah karet di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui praktik penetapan harga dalam jual beli getah karet di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan dan untuk mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah tentang penetapan harga dalam jual beli getah karet di Desa Way Galih kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sifat penelitian ini yaitu deskriptif analisis. Dengan sumber-sumber data primer yang langsung diperoleh dari penjual jual beli getah karet di Desa Way Galih, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab-kitab fiqih muamalah dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan responden, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Pratik penetapan harga dalam jual beli getah karet di Desa Way Galih Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan pengepul atau pembeli terkait harga yang diberikan oleh petani atau penjual. Dimana untuk getah karet kering ditaksir dengan rentan harga Rp. 11.000,00/kg sedangkan untuk getah karet basah ditaksir dengan rentan harga Rp. 9.000,00/kg dan untuk petani yang memiliki hutang teradapat potongan harga sebesar Rp.2.000,00-Rp.3.000,00 di setiap penjualan getah karet kering dan basah karena sebagai bentuk kompensasi atas resiko piutang serta jasa penyediaan modal awal yang sudah diperhitungan. Praktik yang dilakukan oleh pengepul getah karet dalam jual beli getah karet sudah sesuai dengan hukum ekonomi syariah karena sudah terpenuhi rukun dan syarat jual beli serta prinsip prinsip penetapan harga, sehingga jual beli yang terjadi hukumnya diperbolehkan. ABSTRACT Pricing is the determination of a price set by the party authorized to set such a price. In determining the price of a commodity, it must be agreed upon and generally applicable. However, there are still sales transactions that contain elements of unfairness, namely setting different prices between dried rubber latex that is dried for 5-7 days, wet rubber latex that is harvested immediately, and those who have debts in rubber latex transactions. The problem studied in this research is how the pricing practice in the buying and selling of rubber occurs and how the perspective of Islamic economic law views the pricing in the buying and selling of rubber in Way Galih Village, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. The purpose of this study is to understand the pricing practices in the buying and selling of rubber in Way Galih Village, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency, and to understand the perspective of Islamic economic law on pricing in the buying and selling of rubber in Way Galih Village, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. This type of research is field research. The nature of this study is descriptive-analytical. Primary data sources are directly obtained from rubber traders in Way Galih Village, while secondary data is obtained from fiqh muamalah books and other books related to the research. Data collection techniques include respondents, interviews, and documentation. The data is then analyzed using qualitative methods. The research findings obtained are the pricing practices in the buying and selling of rubber in Way Galih Village, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency, carried out by collectors or buyers regarding the prices offered by farmers or sellers. For dry rubber, the estimated price range is Rp. 11,000.00/kg, while for wet rubber, the estimated price range is Rp. 9,000.00/kg. For farmers who have debts, there is a price deduction of Rp. 2,000.00–Rp. 3,000.00 for each sale of dry and wet rubber as a form of compensation for receivable risks and for the initial capital provision service that has already been calculated. The practices carried out by rubber collectors in the buying and selling of rubber comply with Islamic economic law because the pillars and conditions of trade, as well as the principles of price setting, have been fulfilled, so the transactions that occur are legally permitted.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Aug 2026 09:05
Last Modified: 11 Aug 2026 09:05
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45911

Actions (login required)

View Item View Item