IMPLEMENTASI PASAL 27 AYAT (1) PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH NOMOR 6 TAHUN 2021 TENTANG RENCANA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TINJAUAN SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi di Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian Lampung Tengah)

ELYANA, SAFITRI (2026) IMPLEMENTASI PASAL 27 AYAT (1) PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG TENGAH NOMOR 6 TAHUN 2021 TENTANG RENCANA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TINJAUAN SIYASAH TANFIDZIYAH (Studi di Kampung Negeri Kepayungan Kecamatan Pubian Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 ELYANA.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI ELYANA SAFITRI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Tengah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Pasal 27 Ayat (1) yang berbunyi Peran masyarakat dalam proses pelaksanaan RPPLH dapat berbentuk : a. pengawasan; b. pemberian pendapat, saran, dan usul; c. pendampingn tenaga ahli; d. bantuan teknis; dan e. penyampaian informasi dan/atau pelaporan.. Namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya penegakan terhadap pelanggaran lingkungan dan belum optimalnya keterlibatan masyarakat sehingga pelaksanaan RPPLH belum berjalan sesuai ketentuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Pasal 27 Ayat (1) Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah dengan fokus pada peran masyarakat, serta mengulasnya dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) bagaimana implementasi Pasal 27 Ayat (1) Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah; dan (2) bagaimana pandangan Siyasah Tanfidziyah terhadap pelaksanaan Pasal 27 Ayat (1) tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (penelitian lapangan) dan bersifat deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori Siyasah Tanfidziyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pasal 27 Ayat (1) Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah telah dilaksanakan, namun belum optimal. Hal ini terlihat dari masih terjadinya pencemaran udara akibat aktivitas pabrik kelapa sawit, yang dipengaruhi oleh belum optimalnya peran masyarakat dalam pelaksanaan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta kurang tegasnya penegakan hukum. Ditinjau dari perspektif Siyasah Tanfidziyah, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan belum sepenuhnya mewujudkan kesejahteraan masyarakat karena masih terdapat kesenjangan antara ketentuan normatif dan implementasi di lapangan. ABSTRACT Central Lampung Regency Regional Regulation Number 6 of 2021 concerning the Environmental Protection and Management Plan in Article 27 Paragraph (1) which states that the role of the community in the RPPLH implementation process can take the form of: a. supervision; b. providing opinions, suggestions, and proposals; c. expert assistance; d. technical assistance; and e. providing information and/or reporting. However, its implementation still faces various obstacles, such as weak enforcement of environmental violations and suboptimal community involvement so that the implementation of the RPPLH has not run according to the provisions. This study aims to analyze the implementation of Article 27 Paragraph (1) of Regional Regulation Number 6 of 2021 concerning the Environmental Protection and Management Plan in Negeri Kepayungan Village, Pubian District, Central Lampung Regency with a focus on the role of the community, and reviewing it from the perspective of Siyasah Tanfidziyah. The research questions are formulated as follows: (1) how is Article 27 Paragraph (1) of Regional Regulation Number 6 of 2021 concerning the Environmental Protection and Management Plan implemented in Negeri Kepayungan Village, Pubian District, Central Lampung Regency? and (2) what is the perspective of the Siyasah Tanfidziyah (Regional Government Agency) regarding the implementation of Article 27 Paragraph (1). The research employed a qualitative method with descriptive analytical field research. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions using Siyasah Tanfidziyah theory. The results indicate that the implementation of Article 27 Paragraph (1) of Regional Regulation Number 6 of 2021 concerning the Environmental Protection and Management Plan in Negeri Kepayungan Village, Pubian District, Central Lampung Regency has been implemented, but has not been optimal. This is evident in the ongoing air pollution caused by palm oil mill activities, which is influenced by the suboptimal role of the community in implementing the Environmental Protection and Management Plan and the lack of firm law enforcement. Viewed from the perspective of Siyasah Tanfidziyah, this condition shows that the implementation of policies has not fully realized the welfare of the community because there is still a gap between nor ative provisions and implementation in the field.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Aug 2026 03:42
Last Modified: 10 Aug 2026 03:42
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45831

Actions (login required)

View Item View Item