Muhammad, Nabil Zahid (2026) PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI SATU ATAP 1 JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dirancang untuk mengungkap kondisi permasalahan kedisiplinan belajar yang dialami peserta didik, sekaligus mengkaji penerapan konseling kelompok melalui teknik behavior contract sebagai strategi yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik kelas VII A di SMP Negeri Satu Atap 1 Jati Agung, Lampung Selatan. Masalah kedisiplinan belajar menjadi fokus utama karena rendahnya tingkat disiplin dapat menghambat optimalisasi proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih secara purposif yang melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta delapan peserta didik kelas VII A yang teridentifikasi memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang rendah. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik yang saling melengkapi, yaitu observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi/penyederhanaan data, penyajian data secara sistematis, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pada kondisi awal, tingkat disiplin belajar peserta didik kelas VII A masih tergolong rendah. Hal ini tercermin dari perilaku ketidaktepatan waktu dalam kehadiran di sekolah, keterlambatan mengumpulkan tugas, rendahnya perhatian saat proses pembelajaran, serta kurangnya kemampuan mengelola waktu belajar secara mandiri. Faktor penyebabnya meliputi rendahnya motivasi belajar, lemahnya kontrol diri (self-control), minimnya pengawasan keluarga, dan pengaruh lingkungan sosial. Pelaksanaan layanan konseling kelompok dengan teknik behavior contract dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap inti (merumuskan kesepakatan kontrak tertulis dan penguatan positif), dan tahap penutup. Hasil penerapan layanan menunjukkan adanya perubahan perilaku disiplin yang signifikan pada peserta didik, yang ditandai dengan berkurangnya keterlambatan, meningkatnya ketepatan waktu pengumpulan tugas, serta berkembangnya kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap proses belajar. ABSTRACT This study was designed to reveal the learning discipline issues experienced by students, while simultaneously examining the implementation of group counseling using the behavior contract technique as an effective strategy to improve the learning discipline of class VII A students at SMP Negeri Satu Atap 1 Jati Agung, South Lampung. The issue of learning discipline became the primary focus because a low level of discipline can hinder the optimization of the learning process and students' character building. The approach employed in this study was descriptive qualitative. The research subjects were selected through purposive sampling, involving a Guidance and Counseling (BK) teacher and eight class VII A students identified as having low levels of learning discipline. Research data were collected through complementary techniques, namely direct observation, in-depth interviews, and documentation studies. The validity of the data was tested using triangulation techniques. Furthermore, the data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction/simplification, systematic data display, and conclusion drawing/verification. The research findings revealed that in the initial condition, the level of learning discipline among class VII A students was relatively low. This was reflected in behaviors such as untimeliness in school attendance, delays in submitting assignments, low attention during the learning process, and a lack of ability to manage study time independently. Contributing factors included low learning motivation, weak self-control, a lack of family supervision, and social environmental influences. The implementation of group counseling services using the behavior contract technique was carried out through four stages: the forming stage, the transition stage, the working/core stage (formulating written contract agreements and positive reinforcement), and the terminating stage. The results of the service application demonstrated a significant change in students' disciplinary behavior, characterized by reduced tardiness, increased punctuality in assignment submission, and the development of awareness and responsibility toward the learning process.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:34 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:34 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


