RIA, PUSPITA SARI (2026) PELAKSANAAN PLAY THERAPY DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) DI PAUD DAN LAYANAN KHUSUS CERIA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (1MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Anak usia dini merupakan individu yang sedang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Namun, sebagian anak mengalami gangguan perkembangan, salah satunya Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak ADHD umumnya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian, mempertahankan perhatian, dan mudah terdistraksi sehingga berdampak pada kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD adalah melalui play therapy atau terapi bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan play therapy dalam meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD di PAUD dan Layanan Khusus Ceria Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 3 anak ADHD berusia 4–6 tahun, 2 orang terapis, dan 1 orang tua anak ADHD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui pengecekan data dari berbagai sumber dan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan play therapy dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahap awal mencangkup persiapan ruang terapi dan persiapan anak, tahap proses Pelaksanaan terapi, yaitu meliputi kontak mata, instruksi, respon, bantuan dan imbalan, tahap akhir, yang mecangkuppencatatan perkembangan anak dan evaluasi hasil terapi. Pelaksanaan play therapy menunjukkan adanya peningkatan kemampuan konsentrasi pada ketiga anak ADHD yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan memusatkan perhatian, mempertahankan perhatian dalam waktu yang lebih lama, dan mengabaikan distraksi dari lingkungan sekitar. Selain itu, anak menjadi lebih mampu mengikuti instruksi, menyelesaikan tugas, serta menunjukkan perilaku yang lebih tenang selama proses terapi berlangsung. Keberhasilan pelaksanaan play therapy juga didukung oleh kerja sama yang baik antara terapis dan orang tua dalam memberikan stimulasi dan pendampingan secara berkelanjutan. Dengan demikian, play therapy dapat menjadi salah satu metode yang efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi anak ADHD di PAUD dan Layanan Khusus Ceria Bandar Lampung. ABSTRACT Early childhood is a period of rapid growth and development. However, some children experience developmental disorders, one of which is Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Children with ADHD generally have difficulty focusing, sustaining attention, and are easily distracted, which affects their learning activities and daily functioning. One effort to improve the concentration skills of children with ADHD is through play therapy. This study aims to describe the implementation of play therapy in improving the concentration skills of children with ADHD at PAUD and Layanan Khusus Ceria Bandar Lampung. This study employed a qualitative approach using descriptive field research. The research participants consisted of 3 children with ADHD aged 4–6 years, 2 therapists, and 1 parent of a child with ADHD. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data trustworthiness was ensured through triangulation of data sources and data collection techniques. The findings revealed that the implementation of play therapy consisted of three stages. The initial stage included preparing the therapy room and preparing the child for the therapy session. The implementation stage involved establishing eye contact, giving instructions, observing the child's responses, providing assistance, and giving rewards. The final stage included recording the child's progress and evaluating the therapy outcomes. The implementation of play therapy showed improvements in the concentration skills of all three children with ADHD, as indicated by their increased ability to focus attention, sustain attention for longer periods, and ignore environmental distractions. In addition, the children became more capable of following instructions, completing tasks, and displaying calmer behavior throughout the therapy sessions. The success of the play therapy implementation was also supported by effective collaboration between therapists and parents in providing continuous stimulation and guidance. Therefore, play therapy can be considered an effective method for improving the concentration skills of children with ADHD at PAUD and Layanan Khusus Ceria Bandar Lampung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:07 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:07 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45757 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


