MESI, NOVAYANTI (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM PELAYANAN PENYANDANG DISABILITAS DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (STUDI DI DINAS SOSIAL KOTA BANDAR LAMPUNG). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kesamaan hak dan kedudukan, namun sering kali menghadapi hambatan fisik, intelektual, mental atau sensorik dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Di Kota Bandar Lampung, jumlah penyandang disabilitas tercatat cukup signifikan, yaitu mencapai 2.275 orang pada periode 2024-2025. Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Kota Bandar Lampung memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional sebagai lembaga pemerintah untuk memberikan perhatian khusus, perlindungan, serta pelayanan bagi kaum rentan atau penyandang disabilitas. Penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yaitu bagaimana implementasi program pelayanan penyandang disabilitas dalam meningkatkan kesejahteraan sosial (Studi di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung) dan dampak implementasi program pelayanan penyandang disabilitas yang dilakukan Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi , wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari 1 informan kunci, 7 informan utama, dan 2 informan tambahan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data dengan teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teori yang digunakan yaitu teori struktural fungsional oleh Talcott Parsons. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program pelayanan penyandang disabilitas di Dinas Sosial Kota Bandar Lampung telah berjalan melalui empat tahapan utama, yaitu : perencanaan (melalui musrenbang, berbagai pemangku kepentingan termasuk OPD turut memberikan informasi mengenai kebutuhan penyandang disabilitas yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah), pelaksanaan (distribusi bantuan dengan melibatkan pamong dan verifikasi lapangan), serta monitoring dan evaluasi secara berkalaiv melalui laporan lapangan, koordinasi dengan pendamping sosial, serta kunjungan langsung kepada penerima manfaat.. Bentuk pelayanan yang diberikan meliputi program rehabilitasi sosial, penyaluran alat bantu (seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat, kruk, dan mesin jahit), bantuan kebutuhan dasar (sembako dan sandang), jaminan kesehatan (PBI), serta pelatihan keterampilan (bahasa isyarat). Program-program tersebut terbukti memberikan dampak positif dan signifikan dalam memudahkan aktivitas sehari-hari, meningkatkan aksesibilitas komunikasi, dan meringankan beban ekonomi para penyandang disabilitas. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan anggaran pemerintah yang belum sebanding dengan banyaknya jumlah dan beragamnya jenis disabilitas. ABSTRACT People with disabilities are part of society who have equal rights and status, but often face physical, intellectual, mental or sensory barriers in interacting with their surroundings. In Bandar Lampung City, the number of people with disabilities is recorded as quite significant, reaching 2,275 people in the 2024-2025 period. In response to this, the Bandar Lampung City Social Service has a moral and constitutional responsibility as a government institution to provide special attention, protection, and services for vulnerable groups or people with disabilities. The author formulates several problem formulations, namely how the implementation of disability service programs in improving social welfare (Study at the Bandar Lampung City Social Service) and the impact of the implementation of disability service programs carried out by the Bandar Lampung City Social Service in improving social welfare. The research method used is a descriptive qualitative approach using a sociological approach. The data sources used in this study are primary and secondary data. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. In this study, informants were collected using a purposive sampling technique, consisting of 1 key informant, 7 main informants, and 2 additional informants. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation, and data verification with data validity techniques, namely source triangulation and method triangulation. The theory used is the structural functional theory by Talcott Parsons.. The results of this study indicate that the implementation of the service program for persons with disabilities at the Bandar Lampung City Social Agency has proceeded through four main stages: planning (involving the development planning deliberation process, or Musrenbang, where various stakeholders including regional government agencies provide information on the needs requiring government attention); implementation (involving aid distribution with the participation of local officials and field verification); and periodic monitoring and evaluation (conducted through field reports, coordination with social support workers, and direct visits tovi beneficiaries). The services provided encompass social rehabilitation programs, the distribution of assistive devices (such as wheelchairs, hearing aids, canes, crutches, and sewing machines), basic needs assistance (staple foods and clothing), health insurance coverage (specifically the Contribution Assistance Recipient or PBI scheme), and skills training (such as sign language). These programs have proven to have a significant positive impact by facilitating daily activities, improving communication accessibility, and alleviating the economic burden on persons with disabilities. However, implementation faces certain challenges, such as limited government budgets that are not commensurate with the large number and diverse types of disabilities.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 08:58 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 08:58 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45752 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


