Aqshol, Innayah (2026) PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP SEORANG IBU YANG MELARANG ANAK-ANAKNYA BERKOMUNIKASI DENGAN KELUARGA AYAHNYA (Studi Kasus di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter serta perkembangan anak. Dalam Islam, hubungan kekeluargaan yang didasarkan pada ikatan nasab harus senantiasa dijaga melalui silaturahmi dan komunikasi yang baik. Namun dalam kenyataannya, terdapat beberapa kasus di mana seorang ibu melarang anak-anaknya berkomunikasi dengan keluarga ayahnya setelah terjadi perceraian atau konflik keluarga. Kondisi tersebut dapat memengaruhi hubungan kekeluargaan, hak-hak anak, serta keberlangsungan silaturahmi yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) apa faktor-faktor yang menyebabkan seorang ibu melarang anak-anaknya berkomunikasi dengan keluarga ayahnya di Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung?, dan (2) bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap seorang ibu yang melarang anak-anaknya berkomunikasi dengan keluarga ayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi larangan tersebut serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari pihak yang terkait dengan permasalahan penelitian, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari Al-Qur’an, Hadis, kitab-kitab fikih, buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Analisis penelitian menggunakan teori silaturahmi, hak anak dalam Islam, konsep hadhanah, serta maqashid al-syariah sebagai landasan dalam mengkaji permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dalam skripsi ini dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan seorang ibu melarang anak-anaknya berkomunikasi dengan keluarga ayahnya antara lain konflik rumah tangga yang berakhir dengan perceraian, rasa kecewa dan sakit hati terhadap keluarga ayah, trauma psikologis, kurangnya komunikasi antar keluarga, serta kekhawatiran terhadap pengaruh keluarga ayah terhadap anak. Dalam pandangan Hukum Islam, tindakan tersebut pada dasarnya tidak dibenarkan apabila dilakukan tanpa alasan syar’i yang kuat, karena hubungan anak dengan keluarga ayah merupakan hubungan nasab yang tidak terputus akibat perceraian. Islam mengajarkan pentingnya menjaga silaturahmi, memenuhi hak-hak anak, dan mengutamakan kemaslahatan anak dalam pengasuhan. Oleh karena itu, larangan komunikasi hanya dapat dibenarkan apabila terdapat kemudaratan yang nyata bagi anak. Apabila larangan tersebut hanya didasarkan pada konflik pribadi, rasa kecewa, dan faktor emosional semata, maka tindakan tersebut tidak sejalan dengan prinsip-prinsip Hukum Islam yang mengedepankan kemaslahatan, keadilan, dan pemeliharaan hubungan kekeluargaan. ABSTRACT Family is the first and primary environment in shaping a child's character and development. In Islam, family relationships based on lineage (nasab) must be maintained through good communication and kinship ties (silaturahmi). However, in reality, there are cases where a mother prohibits her children from communicating with their father's family after a divorce or family conflict. This condition may affect family relationships, children's rights, and the continuity of kinship ties encouraged in Islamic teachings. The problems addressed in this study are: (1) what factors cause a mother to prohibit her children from communicating with their father's family in Segala Mider Village, Tanjung Karang Barat District, Bandar Lampung City, and (2) how Islamic Law views a mother who prohibits her children from communicating with their father's family. This study aims to identify the factors underlying such prohibitions and to analyze them from the perspective of Islamic Law. This research is a field research with a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Primary data were obtained from individuals directly related to the research problem, while secondary data were gathered from the Qur’an, Hadith, fiqh books, journals, and other relevant literature. The analysis employed theories of silaturahmi (kinship relations), children's rights in Islam, the concept of hadhanah (child custody), and maqashid al-shariah as the theoretical framework for examining the issue under study. The findings of this research indicate that the factors causing a mother to prohibit her children from communicating with their father's family include marital conflicts leading to divorce, feelings of disappointment and resentment toward the father's family, psychological trauma, lack of communication between both families, and concerns about the influence of the father's family on the children. From the perspective of Islamic Law, such actions are generally not justified unless supported by strong and legitimate Islamic reasons, because the relationship between children and their father's family is a lineage-based relationship that cannot be terminated by divorce. Islam emphasizes the importance of maintaining kinship ties, fulfilling children's rights, and prioritizing the welfare of children in custody matters. Therefore, restricting communication can only be justified when there is a clear and significant harm to the child. If the prohibition is merely based on personal conflicts, disappointment, or emotional factors, then it is inconsistent with the principles of Islamic Law, which prioritize welfare, justice, and the preservation of family relationships.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:02 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:02 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


