PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA 3D UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI HAJI DAN UMRAH PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII DI MTs AL-MUBAROK LAMPUNG UTARA

NAFILATUN, NIKMAH (2026) PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA 3D UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI HAJI DAN UMRAH PADA MATA PELAJARAN FIKIH KELAS VIII DI MTs AL-MUBAROK LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI NAFILA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengatasi rendahnya pemahaman siswa kelas VIII MTs Al-Mubarok (61,54% belum tuntas) terhadap materi Fikih Haji dan Umrah, yang disebabkan oleh metode ceramah verbalistik dan monoton yang tidak mampu memvisualisasikan prosedur ibadah yang kompleks. Untuk menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dan kebutuhan visualisasi konkret, peneliti mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran Diorama 3D yang visual konkrit. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang disederhanakan, dengan subjek siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi (oleh ahli materi, media, dan bahasa) serta tes (pre-test dan post-test). Analisis kelayakan media berdasarkan validasi ahli dan respon pengguna sedangkan untuk mengetahui efektifitas media menggunakan rumus NGain Score setelah pengujian untuk memastikan produk Diorama 3D valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Hasil dari serangkaian uji kelayakan produk menunjukkan bahwa Media Pembelajaran Diorama 3D ini tergolong Sangat Layak dan memenuhi kriteria kualitas produk yang baik. Secara rinci, hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase 82% (kriteria “Layak”), sementara penilaian dari guru Fikih menunjukkan persentase yang sangat tinggi yaitu 98% (kriteria “Sangat Layak”). Dukungan terhadap kelayakan ini diperkuat oleh hasil validasi dari ahli media yang mencapai persentase sempurna 100% (kriteria “Sangat Layak”), serta validasi ahli bahasa terhadap buku panduan penggunaan media sebesar 90% (kriteria “Sangat Layak”). Meskipun tanggapan dari siswa terhadap media ini memperoleh skor dengan persentase 90,89% yang berada dalam kriteria “Sangat Layak”, secara keseluruhan penilaian dari pakar dan pengguna lapangan (guru) menunjukkan kesiapan produk untuk diimplementasikan. Tahapan selanjutnya adalah pengujian efektivitas media untuk mengukur dampaknya terhadap pemahaman siswa. Hasil uji efektifitas menggunakan rumus N-Gain Score menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa di kedua kelas eksperimen yang diujicobakan. Pada Kelas VIII B, nilai N-Gain yang didapatkan adalah 0,35, sedangkan pada Kelas VIII C nilai NGain adalah 0,31. Kedua hasil ini, sesuai dengan indikator kategoriiv kelayakan, berada dalam kategori “Sedang” atau peningkatan sedang. Peningkatan pemahaman ini secara statistik membuktikan bahwa media Diorama 3D mampu memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan keseluruhan proses pengembangan dan hasil pengujian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Media Pembelajaran Diorama 3D yang dikembangkan untuk materi Haji dan Umrah adalah Layak untuk digunakan, baik dari segi validitas pakar maupun kepraktisan pengguna. Selain itu, media ini juga dinyatakan Efektif dalam kategori Sedang dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa Kelas VIII MTs Al-Mubarok Lampung Utara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa visualisasi konkret melalui media Diorama 3D menjadi solusi yang tepat dan direkomendasikan untuk menggantikan metode pembelajaran konvensional yang monoton, khususnya pada materi ibadah yang bersifat prosedural dan abstrak. Diharapkan pengembangan media ini dapat menjadi alternatif inovatif bagi pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna bagi siswa. ABSTRACT This study aims to address the low level of understanding among eighth-grade students at MTs Al- Mubarok (61.54% incomplete) of the Fiqh of Hajj and Umrah material, caused by the verbalistic and monotonous lecture method that fails to visualize complex worship procedures. To bridge the gap between abstract concepts and the need for concrete visualization, researchers developed and tested the effectiveness of a 3D Diorama learning medium with concrete visuals. This study used a simplified Borg & Gall Research and Development (R&D) model, with eighth-grade students as subjects. The instruments used included a validation questionnaire (by material, media, and language experts) and tests (pre- and post-test). The media feasibility analysis was based on expert validation and user responses. The N-Gain Score formula was used to determine the media's effectiveness after testing to ensure the 3D Diorama product was valid, practical, and effective in improving student understanding. The results of a series of product feasibility tests indicate that this 3D Diorama Learning Medium is classified as Very Feasible and meets the criteria for good product quality. In detail, the validation results from material experts obtained a percentage of 82% (criteria "Feasible"), while the assessment from the Fiqh teacher showed a very high percentage of 98% (criteria "Very Feasible"). Support for this feasibility is strengthened by the validation results from media experts who achieved a perfect percentage of 100% (criteria "Very Feasible"), as well as validation by language experts on the media usage guidebook of 90% (criteria "Very Feasible"). Although the response from students to this media obtained a score of 90.89% which is within the criteria "Very Feasible", overall assessments from experts and field users (teachers) indicate the product's readiness for implementation. The next stage is testing the effectiveness of the media to measure its impact on student understanding. The results of the effectiveness test using the NGain Score formula showed an increase in student understanding in both experimental classes tested. In Class VIII B, the N-Gain value obtained was 0.35, while in Class VIII C the N-Gain value was 0.31. Both of these results, according to the feasibility category indicator, are in the "Medium" category or moderate improvement. This increase invi understanding statistically proves that the 3D Diorama media can positively contribute to student learning outcomes. Based on the overall development process and testing results, this study concludes that the 3D Diorama Learning Media developed for Hajj and Umrah material is suitable for use, both in terms of expert validity and user practicality. Furthermore, this media was also declared Moderately Effective in improving the understanding of Grade VIII students at MTs Al-Mubarok, North Lampung. This success demonstrates that concrete visualization through the 3D Diorama media is an appropriate and recommended solution to replace monotonous conventional learning methods, particularly for procedural and abstract worship materials. It is hoped that the development of this media can become an innovative alternative for educators in creating a more engaging, interactive, and meaningful learning environment for students.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:48
Last Modified: 04 Aug 2026 02:48
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45641

Actions (login required)

View Item View Item