PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGENDALIKAN HIBURAN MALAM PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH ( STUDI DI DESA TRIRAHAYU, KECAMATAN NEGERIKATON, KABUPATEN PESAWARAN

SYAHRI, YUSUF HIDAYAT (2026) PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGENDALIKAN HIBURAN MALAM PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH ( STUDI DI DESA TRIRAHAYU, KECAMATAN NEGERIKATON, KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH SYAHRI YUSUF HIDAYAT.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya aktivitas hiburan malam yang berkembang di Desa Trirahayu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak sosial di tengah masyarakat. Dalam kondisi tersebut, pemerintah desa memiliki peran penting dalam melakukan pengendalian dan pengawasan guna menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam mengendalikan aktivitas hiburan malam di Desa Trirahayu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran serta menganalisisnya dalam perspektif fikih siyasah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen, peraturan, dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Desa Trirahayu telah menjalankan perannya dalam mengendalikan aktivitas hiburan malam melalui penyusunan aturan desa, pemberian imbauan kepada pemilik usaha dan masyarakat, pelaksanaan pengawasan secara berkala, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat. Namun, pelaksanaan pengendalian tersebut masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pengawasan, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, dan faktor ekonomi yang melatarbelakangi keberadaan hiburan malam. Dalam perspektif fikih siyasah, peran pemerintah desa dalam mengendalikan aktivitas hiburan malam telah sesuai dengan prinsip siyasah syar‟iyyah, yaitu mewujudkan kemaslahatan umum (maslahah „ammah), menjaga ketertiban masyarakat, serta mencegah terjadinya kemudaratan (dar‟ al-mafasid). Abstract This study is motivated by the growth of nightlife entertainment activities in Trirahayu Village, Negeri Katon District, Pesawaran Regency, which has the potential to generate various social impacts within the community. Given this situation, the village government plays a crucial role in exercising control and supervision to maintain public order, security, and community well-being. This research aims to examine the role of the village government in regulating nightlife activities in Trirahayu Village and to analyze this role from the perspective of fiqh siyasah (Islamic political jurisprudence). The study employs a field research method with a descriptivequalitative approach. Data sources include primary data obtained through interviews with the village head, village officials, community leaders, and local residents, as well as secondary data derived from relevant documents, regulations, and literature. Data collection techniques involved observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that the Trirahayu Village government has fulfilled its role in regulating nightlife activities by formulating village regulations, issuing advisories to business owners and the public, conducting periodic supervision, and coordinating with security forces and community leaders. However, the implementation of these controls faces several challenges, such as limited supervisory capacity, a lack of awareness among some community members, and the economic factors underlying the existence of nightlife entertainment. From the perspective of fiqh siyasah, the village government's role in regulating nightlife activities aligns with the principles of siyasah syar‟iyyah specifically, realizing the public interest (maslahah „ammah), maintaining public order, and preventing harm (dar‟ al-mafasid).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Jul 2026 07:17
Last Modified: 27 Jul 2026 07:17
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45374

Actions (login required)

View Item View Item