BUNGA, MAYLINDA (2026) PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS, AND MATHEMATICS (STEAM) BERBASIS BUDAYA LOKAL TERHADAP KREATIVITAS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkembangan pendidikan di abad ke-21 menekankan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya kreativitas di kalangan peserta didik sekolah dasar, daripada sekadar penguasaan informasi faktual. Paradigma STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematic) dianggap sebagai strategi yang relevan untuk memenuhi kebutuhan ini, terutama ketika diintegrasikan dengan unsur budaya lokal untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Studi ini secara sistematis meneliti penelitian sebelumnya tentang implementasi model STEAM berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kreativitas peserta didik sekolah dasar. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), yang dipandu oleh Pedoman Preferred Reporting Item for Systematic Reviews and Meta- Analyses (PRISMA) 2020, literatur yang relevan dari tahun 2021–2025 dikumpulkan dari basis data ilmiah, dengan 15 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi pendekatan STEAM berbasis budaya lokal secara konsisten meningkatkan kreativitas peserta didik sekolah dasar, khususnya dalam kelancaran, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi. Selain itu, mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran STEAM meningkatkan keterlibatan peserta didik, meningkatkan motivasi belajar, dan memperdalam pemahaman konseptual. Oleh karena itu, model STEAM berbasis budaya lokal menunjukkan potensi yang signifikan sebagai strategi pembelajaran2 inovatif untuk menumbuhkan kreativitas di kalangan peserta didik sekolah dasar. Namun, implementasinya masih membutuhkan penguatan desain pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru. Kata kunci:STEAM; Budaya Lokal; Kreativitas; Sekolah Dasar. ABSTRACT The development of education in the 21st century emphasizes higher-order thinking skills, particularly creativity among elementary school students, rather than the mere mastery of factual information. The STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) paradigm is considered a relevant strategy for meeting these needs, especially when integrated with local cultural elements to create meaningful learning experiences. This study systematically examines previous research on the implementation of local culture–based STEAM models to enhance creativity in elementary students. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, guided by the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta- Analyses (PRISMA) 2020, relevant literature from 2021–2025 was collected from scientific databases, with 15 scholarly articles that fulfilled the inclusion criteria. The synthesis results indicate that implementing a local culture–based STEAM approach consistently improves elementary students’ creativity, particularly in fluency, flexibility, originality, and elaboration. Furthermore, integrating local culture into STEAM learning enhances student engagement, increases motivation to learn, and deepens conceptual understanding. Therefore, local culture– based STEAM models demonstrate significant potential as an innovative learning strategy for fostering creativity among elementary school students. However, their implementation still requires strengthened instructional design and improved teacher competencies.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:24 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:24 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45296 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


