KABUL, WIONO (2026) IMPLIKASI PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP MORAL ANAK PERSPEKTIF TEORI ANOMIE EMILE DURKHEIM. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Perceraian merupakan fenomena sosial yang memiliki implikasi signifikan terhadap perkembangan moral anak. Runtuhnya struktur keluarga sebagai agen sosialisasi utama dapat menimbulkan kondisi tanpa norma yang mengganggu proses pembentukan karakter dan perilaku anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi perceraian orang tua terhadap moral anak serta menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif Teori Anomie Emile Durkheim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan data yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, skripsi, serta publikasi akademik relevan yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian orang tua melemahkan fungsi keluarga sebagai agen kontrol sosial, sehingga anak mengalami kebingungan nilai dan norma akibat berkurangnya pengawasan, perhatian, dan keteladanan orang tua. Dalam perspektif Teori Anomie Durkheim, perceraian memicu kondisi deregulasi sosial dalam lingkup keluarga karena peran dan fungsi orang tua yang semestinya tidak lagi berjalan optimal, sehingga anak kehilangan pedoman normatif yang jelas. Kondisi anomie ini meningkatkan kerentanan anak terhadap perilaku menyimpang, termasuk kenakalan remaja, penarikan diri dari lingkungan sosial, dan kemerosotan moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perceraian orang tua memberikan dampak negatif yang cukup besar terhadap moral anak, dan konsep anomie Durkheim memberikan kerangka teoritis yang relevan untuk memahami dinamika sosial yang muncul akibat disintegrasi keluarga ABSTRACT Divorce is a social phenomenon that has significant implications for children's moral development. The breakdown of family structure as the primary agent of socialization can lead to a state of normlessness that disrupts the formation of children's character and behavior. This study aims to examine the implications of parental divorce on children's morality and to analyze this phenomenon through the lens of Emile Durkheim's Anomie Theory. The research employs a qualitative approach usinga libraryresearch method,with data collected from journals, books, theses, and other relevant academic publications from 2021 to 2025. The findings indicate that parental divorce weakens the family's function as an agent of social control, causing children to experience confusion regarding values and norms due to reduced parental supervision, attention, and guidance. From the perspective of Durkheim's Anomie Theory, divorce triggers a condition of social disregulation within the family environment, as the established roles and functions of parents are disrupted, leaving children without clear normative guidance. This anomic condition increases children's vulnerability to deviant behavior, including delinquency, social withdrawal, and moral decline. This study concludes that parental divorce has a considerable negative impact on children's morality and that Durkheim's concept of anomie provides a relevant theoretical framework for understanding the social dynamics that emerge from family disintegration.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:48 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:48 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45291 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


