BIMBINGAN INDIVIDU DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN AS SALAM KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Febriyani, Binti Arlan (2026) BIMBINGAN INDIVIDU DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI REMAJA DI PANTI ASUHAN AS SALAM KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 FEBRIYANI.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI FEBRIYANI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Rasa percaya diri sangat penting dalam kehidupan seorang anak karena mempersiapkan dirinya dalam menghadapi segala kesulitan dan permasalahan di kemudian hari, sehingga perlu dikembangkan sejak dini. Ketika anak tampil optimis dan percaya diri, ia berpotensi sukses mandiri di masa depan. Permasalahan yang ada yaitu remajanya belum mengenal identitas diri, ragu, sukar dalam mengambil keputusan, bahkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi tidak berjalan dengan baik. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bimbingan individu dalam meningkatkan konsep kepercayaan diri remaja di Panti Asuhan AS Salam Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan? Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan mengggunakan pendekatan kualitatif, sifat penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif sesuai dengan apa yang diperoleh di Lapangan. Sumber data primer diperoleh dari 9 orang yang terdiri dari 1 pengurus dan 8 orang remaja yang ada di Panti Asuhan. Sedangkan sumber data sekunder didapat dari dokumen dan brosur. Teknik yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display)/verification (verifikasi) Hasil dari penelitian yaitu remaja yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi tantangan emosional, psikologis, dan sosial, yang dapat mempengaruhi perkembangan rasa percaya diri mereka. Bimbingan individu memberikan ruang untuk berbicara tentang perasaan dan pengalaman yang ada di dalam diri mereka, sehingga bisa membantu memproses trauma dan memperbaiki pandangan diri yang negatif. Remaja sering merasa kesepian atau terisolasi karena situasi hidup mereka yang berbeda dengan teman sebaya mereka. Bimbingan individu memungkinkan untuk mendapatkan perhatian penuh dan dukungan emosional dari seorang konselor atau pembimbing yang dapat membantu mereka merasa diterima dan dihargai. Ini penting untuk memperkuat rasa percaya diri mereka.Bimbingan individu memberi kesempatan untuk mengeksplorasi minat, bakat, dan keterampilan yang mungkin belum teridentifikasi, yang dapat memberikan remaja rasa pencapaian dan keyakinan diri. Bimbingan individu juga fokus pada pengembangan keterampilan sosial dan emosional yang penting bagi remaja. Adapun hasil setelah dilaksanakannya bimbingan individu yaitu remaja mengalami perubahan dimana mereka sudah bisa berani berinteraksi sosial, mengemukakan pendapat, dan percaya akan kemampuan yang dimilikinya. Kata kunci : Remaja, Percaya diri, Bimbingan Individu ABSTRACT Self-confidence is very important in a child's life because it prepares them to face various difficulties and problems in the future, so it needs to be developed from an early age. When a child appears optimistic and confident, they have the potential to be successful and independent in the future. The issue at hand is that the adolescents have not yet recognized their own identity, are doubtful, struggle with decision-making, and even have difficulties with communication and socializing. The problem formulation in this research is how individual guidance can help in developing the self confidence concept of adolescents at the AS-Salam Orphanage in Natar District, South Lampung Regency? This type of research is a field study (field research) using a qualitative approach. The nature of this research is descriptive qualitative according to what is obtained in the field. The primary data sources were obtained from 9 people, consisting of 1 staff members and 8 adolescents living at the orphanage. Secondary data sources were obtained from documents and brochures. The research technique used in this study is purposive sampling. The data collection techniques in this study were observation, documentation, and interviews. The data analysis techniques used were data reduction, data display, verification, The results of the research show that adolescents living in orphanages often face emotional, psychological, and social challenges, which can affect the development of their self-confidence. Individual guidance provides a space for them to talk about their feelings and experiences, which can help process trauma and improve negative self-perceptions. Adolescents often feel lonely or isolated due to their life situation, which is different from that of their peers. Individual guidance allows them to receive full attention and emotional support from a counselor or mentor, helping them feel accepted and valued. This is crucial for strengthening their self-confidence. Individual guidance also offers an opportunity to explore interests, talents, and skills that may not yet have been identified, which can give adolescents a sense of achievement and self-assurance. Moreover, individual guidance focuses on the development of social and emotional skills, which are important for adolescents. After receiving individual guidance, the adolescents experienced changes, such as becoming more confident in social interactions, expressing opinions, and believing in their abilities. Keywords: Adolescents, Self-confidence, Individual Guidance

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:18
Last Modified: 22 Jul 2026 07:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45240

Actions (login required)

View Item View Item