TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PENGUPAHAN DALAM MUSIC ENTERTAINMENT (Studi di CV Coco Entertainment Bandar Lampung)

RISKA, WIDIYANTI (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PENGUPAHAN DALAM MUSIC ENTERTAINMENT (Studi di CV Coco Entertainment Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 RISKA.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI RISKA WIDIYANTI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Praktik upah di CV Coco Entertainment Bandar Lampung, menerapkan praktik upah per event tanpa kontrak tertulis sesuai dengan rukun dan syarat akad. Namun keterlambatan pembayaran upah menyebabkan upah grup musik yang diberikan tidak sesuai dengan kesepakatan diawal. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis praktik pengupahan grup musik dengan sistem pembayaran upah per event dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pembayaran upah grup musik di CV Coco Entertainment Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) mengambil objek penelitian di CV Coco Entertainment Bandar Lampung. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu tujuan dari penelitian ini agar membuahkan sebuah penggambaran akurat tentang sebuah peristiwa yang akan diteliti. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dan dokumentasi. Sementara data sekunder merupakan data yang langsung dikumpulkan oleh peneliti sebagai penunjang dari sumber pertama dari literatur atau penelitian terdahulu. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data dengan menggunakan metode analisis kualitatif yaitu menganalisis data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengetahui praktik pengupahan dalam Music Entertainment di CV Coco Entertainment Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengupahan di CV Coco Entertainment dilakukan berdasarkan kesepakatan lisan berbasis sistem per event dengan nominal tetap (Rp500.000 untuk wedding rumahan dan Rp800.000 untuk wedding gedung). Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya memberikan kepastian dan keadilan bagi grup musik karena kerap ditemukan keterlambatan pembayaran upah selama satu hingga tiga hari. Hal ini disebabkan oleh pihak klien yang hanya melakukan pembayaran sebagian atau dalam bentuk uang muka (DP) kepada CV Coco Entertainment. Ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah, praktik pengupahan ini pada dasarnya termasuk dalam akad Ujrah al-Musamma yang diperbolehkan karena besaran nominal upah dan kerelaan sudah terbentuk di awal. ABSTRACT Islamic law regulates transactions flexibly, with the principle of permissibility, provided there is no evidence prohibiting them. One form of such transaction is ujrah (wages), which aims to ensure justice and protect workers' rights through clear agreements, mutual consent, and timely payment of wages. Based on this, this study examines the wage practices of Music Entertainment at CV Coco Entertainment Bandar Lampung and their perspective according to Islamic Economic Law. This research is field research, focusing on CV Coco Entertainment Bandar Lampung. This research is descriptive, aiming to produce an accurate depiction of the events being studied. Data sources consist of primary and secondary data. Primary data is obtained directly through interviews and documentation. Secondary data, on the other hand, is collected directly by the researcher to support primary sources from the literature or previous research. The data collection methods used in this study were observation, interviews, and documentation. Furthermore, the data was analyzed using qualitative analysis, analyzing the collected data to determine wage practices in Music Entertainment at CV Coco Entertainment Bandar Lampung. The results of the study concluded that the wage practices at CV Coco Entertainment Bandar Lampung have not fully provided certainty and justice for the music group because there are still delays in wage payments and the absence of clear written contracts or agreements. Reviewed from Sharia Economic Law, this practice is included in the ujrah contract which is basically permitted, but its implementation has not fully complied with the principles of clarity, justice, and timeliness of wage payments as regulated in fiqh muamalah, so that improvements to the wage system are needed so that workers' rights can be fulfilled fairly and in accordance with sharia provisions.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Jul 2026 03:32
Last Modified: 22 Jul 2026 03:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45210

Actions (login required)

View Item View Item