KINERJA KEPALA DESA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2024 TENTANG DESA DI DESA MERAK BATIN KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan)

Sabda, Abi Wahdana (2026) KINERJA KEPALA DESA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2024 TENTANG DESA DI DESA MERAK BATIN KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH (Studi di Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II  SABDA ABI WAHDANA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI SABDA ABI WAHDANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kepala desa memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat. Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan desa sangat dipengaruhi oleh kinerja kepala desa dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Selain itu, sebagai pemimpin dalam masyarakat, kepala desa juga dituntut menjalankan prinsip-prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam sebagaimana dikaji dalam fiqih siyasah.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja Kepala Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan bagaimana kinerja Kepala Desa Merak Batin dalam perspektif fiqih siyasah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga Desa Merak Batin, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Kepala Desa Merak Batin secara umum telah berjalan cukup baik sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa. Hal ini terlihat dari pelaksanaan tugas pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan secara cukup efektif. Dalam perspektif fiqih siyasah, kinerja kepala desa juga telah mencerminkan prinsip-prinsip kepemimpinan Islam, yaitu keadilan (al-'adl), amanah (al-amanah), kemaslahatan (al-maslahah), dan musyawarah (al-syura).Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kinerja Kepala Desa Merak Batin telah sesuai dengan tugas dan kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa serta sejalan dengan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam fiqih siyasah, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam pemerataan pembangunan dan kualitas pelayanan publik agar tercipta pemerintahan desa yang lebih optimal. ABSTRACT The Village Head has an important role in administering village governance, village development, community guidance, and community empowerment. The success of village governance is greatly influenced by the performance of the Village Head in carrying out duties and authorities in accordance with Law Number 3 of 2024 concerning Villages. In addition, as a leader within society, the Village Head is also required to implement leadership principles that are in line with Islamic values as studied in Fiqh Siyasah. The research problems of this study are to examine the performance of the Village Head of Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency based on Law Number 3 of 2024 concerning Villages and to analyze the performance of the Village Head from the perspective of Fiqh Siyasah. This study is a field research employing a descriptive qualitative approach. The data sources consist of primary and secondary data. Primary data were obtained through interviews with community leaders, village officials, and residents of Merak Batin Village, while secondary data were obtained from laws and regulations, books, journals, and documents related to the research. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation, while data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the performance of the Village Head of Merak Batin Village has generally been carried out quite well in accordance with the provisions of Law Number 3 of 2024 concerning Villages. This can be seen from the implementation of village governance, village development, community guidance, and community empowerment, which have been conducted quite effectively. From the perspective of Fiqh Siyasah, the Village Head's performance has also reflected Islamic leadership principles, namely justice (al-'adl), trustworthiness (al-amanah), public benefit (al-maslahah), and deliberation (al-syura).The conclusion of this study is that the performance of the Village Head of Merak Batin Village is in accordance with the duties and authorities stipulated in Law Number 3 of 2024 concerning Villages and is in line with the principles of leadership in Fiqh Siyasah. However, improvements are still needed in the equitable distribution of development and the quality of public services in order to achieve more optimal village governance.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:42
Last Modified: 16 Jul 2026 06:42
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45014

Actions (login required)

View Item View Item