DINA, SAHARA PUTRI (2026) Kemapanan Finansial Sebelum Menikah Dan Relevansinya Terhadap Kesiapan Pernikahan Generasi Milenial Dalam Perspektif Maqāṣid Al-Syarī'ah Artikel Ilmiah. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Fenomena penundaan pernikahan pada generasi milenial menunjukkan adanya pergeseran nilai, khususnya dalam memaknai kemapanan finansial sebagai syarat utama sebelum menikah. Kondisi ini menimbulkan kegelisahan akademik karena dalam perspektif Islam, kemapanan finansial bukan merupakan syarat mutlak, melainkan bagian dari kesiapan dasar sebelum melangsungkan pernikahan. Dilakukan nya penelitian ini untuk mengetahui konsep kemapanan finansial dari perspektif maqāṣid al-syarī'ah serta mengkaji pandangan generasi milenial terhadap kemapanan finansial sebagai tolak ukur kesiapan menikah. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa generasi milenial memaknai kemapanan finansial sebagai kemampuan memiliki pendapatan yang stabil, mengelola keuangan secara bijak, dan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Namun, penekanan berlebihan terhadap kemapanan finansial berpotensi menyebabkan penundaan pernikahan. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī'ah, kemapanan finansial dipahami sebagai faktor pendukung, bukan penghalang. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman proporsional mengenai kesiapan menikah yang mencakup aspek finansial, keagamaan, serta sosial untuk menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. ABSTRACT The phenomenon of delayed marriage among the millennial generation indicates a shift in values, particularly in interpreting financial stability as a primary prerequisite for marriage. This condition raises academic concern, as in the Islamic perspective, financial stability is not an absolute requirement but rather part of basic readiness. This study aims to analyze the concept of financial stability from the perspective of maqaṣid al-shari‟ah and to examine millennials‟ views on financial stability as a benchmark for marriage readiness. The research employs a field study with a descriptive qualitative approach using interviews, observations, and documentation techniques. The findings reveal that millennials perceive financial stability as the ability to have a stable income, manage finances wisely, and fulfill basic household needs. However, excessive emphasis on financial stability has the potential to lead to delayed marriage. From the perspective of maqaṣhid al-shari‟ah, financial stability is understood as a supporting factor rather than a barrier. The implications of this study highlight the importance of a proportional understanding of marriage readiness, encompassing financial, spiritual, and social aspects in order to achieve a harmonious family characterized by sakinah, mawaddah, and warahmah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:25 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:25 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/45008 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


