MELFA, MULIANI (2026) HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DENGAN SELF- ESTEEM PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA BERCERAI DI SMA NEGERI 1 SIDOMULYO. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DENGAN SELF- ESTEEM PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA BERCERAI DI SMA NEGERI 1 SIDOMULYO Melfa Muliani 2031070042 Penelitian ini dilatarbelakangi dari temuan kenaikan angka perceraian yang meningkat sebanyak 20% di tahun 2023 yang terlihat memberikan dampak pada kesejahteraan psikologis remaja, salah satunya termasuk penurunan self-esteem remaja. Dalam perspektif psikologi positif dan Tasawuf, Kebersyukuran dipandang sebagai salah satu faktor protektif yang dapat membantu individu menerima keadaan, membangun makna hidup, serta meningkatkan penilaian positif terhadap diri. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dengan self-esteem pada remaja yang memiliki orang tua bercerai di SMA Negeri 1 Sidomulyo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasional, Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas XI yang memiliki orang tua berstatus bercerai dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Islamic Gratitude Scale (IGS-10) untuk mengukur kebersyukuran dan skala self-esteem yang telah diuji validitasnya melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,282 dengan nilai signifikansi p = 0,131 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kebersyukuran dan self-esteem pada subjek tersebut. Meskipun terdapat arah hubungan positif, kekuatan hubungan yang ditemukan tidak cukup kuat untuk membuktikan adanya hubungan yang signifikan secara statistik. Kata kunci: kebersyukuran, self-esteem, remaja, broken home. Melfa Muliani 2031070042 This study was motivated by a 20% increase in divorce rates in 2023, a trend that appears to impact the psychological well-being of adolescents—specifically by contributing to lower self-esteem. From the perspectives of positive psychology and *Tasawwuf* (Islamic spirituality), gratitude is viewed as a protective factor that helps individuals accept their circumstances, find meaning in life, and foster a positive self-perception. Therefore, this study aimed to examine the relationship between gratitude and self-esteem among adolescents with divorced parents at SMA Negeri 1 Sidomulyo. The study employed a quantitative correlational approach. The participants consisted of 30 eleventh-grade students with divorced parents, selected using purposive sampling. Data were collected using the Islamic Gratitude Scale (IGS-10) to measure gratitude and a selfesteem scale validated via Confirmatory Factor Analysis (CFA). The data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Pearson Product Moment correlation test with the aid of SPSS version 23 software. The results revealed a correlation coefficient of r = 0.282 with a significance value of p = 0.131 (p > 0.05), indicating no significant relationship between gratitude and self-esteem among the participants. Although the relationship trend was positive, the strength of the association was insufficient to establish a statistically significant relationship. Key words: gratitude, self-esteem, teenagers, Broken Hom.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Tasawuf dan Psikoterapi |
| Divisions: | Psikologi Islam > Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:35 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44892 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


