Jalu, Damar Jati (2026) STRATEGI DAKWAH LEMBAGA RUMAH HIJRAH AN NABA SUKARAME DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA AL QUR’AN PADA LANSIA KECAMATAN SUKARAME BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat membaca Al-Qur’an pada kalangan lanjut usia (lansia) di Kecamatan Sukarame Bandar Lampung, yang dipengaruhi oleh keterbatasan fisik, psikologis, serta kurangnya pendekatan dakwah yang sesuai dengan karakteristik usia lanjut. Padahal, membaca Al-Qur’an memiliki nilai spiritual yang sangat penting bagi lansia sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengisi masa tua dengan aktivitas keagamaan yang bermakna. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana langkah-langkah strategi dakwah yang digunakan oleh pengajar Rumah An Naba dalam Meningkatkan Minat membaca Al Qur’an Pada Lansia Kecamatan Sukarame Bandar Lampung. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan field research dengan sifat penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data penelitian yaitu sumber data primer menggunakan teknik purposive sampling dan 3 pengajar di Rumah An Naba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu melalui reduksi data penyajian data serta penrikan kesimpulan. Teori dalam penelitian ini menggunakan teori macam macam strategi dakwah dan langkah-langkah meningkatkan minat membaca Al Qur’an. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Lembaga Rumah Hijrah An Naba Sukarame menerapkan tiga bentuk strategi dakwah, yaitu strategi dakwah sentimental, rasional, dan indrawi, dalam upaya meningkatkan minat membaca Al-Qur’an pada lansia. Strategi dakwah sentimental terbukti efektif dalam membangun kedekatan emosional, menumbuhkan rasa nyaman, serta meningkatkan motivasi batin lansia melalui pendekatan kasih sayang, empati, dan penguatan positif. Strategi dakwah rasional berperan dalam membentuk kesadaran berpikir lansia dengan memberikan pemahaman logis mengenai manfaat membaca Al-Qur’an bagi kehidupan spiritual dan psikologis mereka. Sementara itu, strategi dakwah indrawi membantu lansia dalam aspek praktik melalui pengalaman langsung, penggunaan media, dan rangsangan pancaindra yang memudahkan proses belajar membaca Al-Qur’an. Dari ketiga strategi tersebut, strategi dakwah sentimental merupakan pendekatan yang paling cocok dan dominan dalam meningkatkan minat membaca Al-Qur’an pada lansia, karena mampu menyentuh aspek emosional dan psikologis yang menjadi kebutuhan utama di usia lanjut, serta menjadi fondasi bagi keberhasilan penerapan strategi rasional dan indrawi secara berkelanjutan. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan strategi dakwah Lembaga Rumah Hijrah An Naba Sukarame dalam meningkatkan minat membaca Al Qur’an pada lansia tidak terlepas dari penerapan langkah-langkah yang terstruktur dan sesuai dengan karakteristik usia lanjut. Pengenalan terhadap motivasi dan kebutuhan lansia menjadi fondasi utama dalam merancang pendekatan dakwah yang tepat sasaran, kemudian diperkuat dengan penggunaan metode pengajaran yang sederhana, bertahap, dan ramah lansia. Penciptaan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif, pengadaan kelas dalam kelompok kecil, serta pemanfaatan media dan alat bantu yang sesuai turut mendukung efektivitas proses pembelajaran. Selain itu, pemberian apresiasi dan penguatan positif secara konsisten terbukti mampu meningkatkan rasa percaya diri dan semangat lansia dalam membaca Al-Qur’an. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi langkah-langkah tersebut secara terpadu mampu menumbuhkan minat, kenyamanan, dan keberlanjutan lansia dalam membaca Al-Qur’an, sehingga menjadi model pembinaan dakwah yang efektif dan relevan bagi kelompok usia lanjut Kata kunci: Strategi Dakwah, Rumah An Naba, Minat Membaca Al Qur’an This research was motivated by the low interest in reading the Holy Qur'an among the elderly in Sukarame District, Bandar Lampung, which is influenced by physical limitations, psychological factors, and the lack of da'wah approaches that are appropriate to the characteristics of older adults. In fact, reading the Holy Qur'an has significant spiritual value for the elderly as a means of drawing closer to Allah SWT and spending their later years engaging in meaningful religious activities. The research problem addressed in this study is: What are the da'wah strategies employed by the teachers of Rumah An Naba to increase the elderly's interest in reading the Holy Qur'an in Sukarame District, Bandar Lampung? This study employed a qualitative approach with a descriptive field research design. The primary data were collected from three teachers at Rumah An Naba using a purposive sampling technique. Data collection methods included interviews, observations, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study was based on the theories of da'wah strategies and the steps for increasing interest in reading the Holy Qur'an. The findings reveal that Rumah Hijrah An Naba Sukarame implements three forms of da'wah strategies—sentimental, rational, and sensory—in its efforts to enhance the elderly's interest in reading the Holy Qur'an. The sentimental strategy proved to be the most effective in establishing emotional closeness, creating a sense of comfort, and increasing the elderly's intrinsic motivation through compassion, empathy, and positive reinforcement. The rational strategy contributed to developing the elderly's understanding by providing logical explanations of the spiritual and psychological benefits of reading the Holy Qur'an. Meanwhile, the sensory strategy facilitated practical learning through direct experience, instructional media, and sensory stimulation, making the process of learning to read the Holy Qur'an easier for the elderly. Among these three strategies, the sentimental approach emerged as the most suitable and dominant in increasing the elderly's interest in reading the Holy Qur'an, as it effectively addresses their emotional and psychological needs while serving as the foundation for the successful implementation of rational and sensory strategies in a sustainable manner. Furthermore, the study concludes that the success of Rumah Hijrah An Naba Sukarame's da'wah strategies in increasing the elderly's interest in reading the Holy Qur'an is closely related to the implementation of structured learning steps that are tailored to the characteristics of older adults. Identifying the elderly's motivations and needs serves as the primary foundation for designing appropriate da'wah approaches, which are further strengthened through simple, gradual, and elderly-friendly teaching methods. Creating a comfortable and supportive learning environment, organizing classes into small groups, and utilizing suitable learning media and teaching aids also contribute significantly to the effectiveness of the learning process. In addition, providing consistent appreciation and positive reinforcement has been shown to improve the elderly's self-confidence and enthusiasm in reading the Holy Qur'an. These findings indicate that the integration of these strategies and learning steps effectively fosters interest, comfort, and sustained engagement among the elderly in reading the Holy Qur'an, making it an effective and relevant model of da'wah development for older adults. Keywords: Da'wah Strategy, Rumah An Naba, Interest in Reading the Holy Qur'an, Elderly.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:12 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:12 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


