NURFAUZIYYAH, ROFI’AH (2026) BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN OPTIMISME PADA ANAK ASUH DI UPTD PSAA BUDI ASIH BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimisme sebagai aspek psikologis yang berperan dalam membentuk motivasi, ketahanan diri, serta pandangan positif terhadap masa depan pada anak asuh di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. Sebagian anak asuh masih menunjukkan rendahnya optimisme yang ditandai dengan kurangnya rasa percaya diri, rendahnya motivasi belajar, serta munculnya pandangan pesimis terhadap masa depan akibat pengalaman hidup dan latar belakang keluarga yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan suatu layanan yang dapat membantu anak asuh membangun harapan dan keyakinan diri melalui interaksi sosial yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kelompok serta menggambarkan optimisme anak asuh setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian dilakukan di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang terdiri atas lima anak asuh, satu konselor, dan satu pengasuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode untuk memperoleh data yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung dilaksanakan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Dalam pelaksanaannya, konselor memberikan materi, motivasi, refleksi diri, diskusi kelompok, serta kegiatan yang mendorong anak asuh untuk mengenali potensi diri dan membangun harapan terhadap masa depan. Setelah mengikuti bimbingan kelompok, anak asuh menunjukkan gambaran optimisme yang lebih positif, ditandai dengan munculnya kepercayaan diri yang lebih baik, keberanian mengemukakan pendapat, semangat dalam merencanakan masa depan, kemampuan melihat sisi positif dari permasalahan yang dihadapi, serta keyakinan untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Dengan demikian, bimbingan kelompok memberikan kontribusi dalam menumbuhkan optimisme anak asuh di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti memperoleh gambaran bahwa dalam pelaksanaan layanan tersebut anak asuh diberikan kesempatan untuk berinteraksi, mengemukakan pendapat, berbagi pengalaman, serta memperoleh dukungan dan arahan dari konselor maupun anggota kelompok lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok di UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung telah berjalan sesuai dengan tahapan dan prinsip-prinsip bimbingan kelompok serta menjadi salah satu bentuk layanan pembinaan yang diarahkan untuk membantu anak asuh mengembangkan pandangan yang lebih positif terhadap diri dan masa depan mereka. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Optimisme, Anak Asuh, UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. This study was motivated by the importance of optimism as a psychological aspect that plays a significant role in shaping motivation, resilience, and a positive outlook toward the future among children under institutional care at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. Some of the children under institutional care still demonstrated low levels of optimism, as indicated by a lack of self confidence, low learning motivation, and pessimistic views of the future resulting from their life experiences and diverse family backgrounds. Therefore, a guidance service is needed to help them develop hope and self-confidence through positive social interaction. This study aimed to describe the implementation of group guidance and to portray the optimism of children under institutional care after participating in group guidance services at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. This study employed a qualitative approach using field research. The research was conducted at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung, with informants selected through purposive sampling. The study involved seven informants consisting of five children under institutional care, one counselor, and one caregiver. Data were collected through non-participant observation, unstructured interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The trustworthiness of the data was established through source and method triangulation to ensure that the findings were valid and trustworthy. The findings revealed that the implementation of group guidance at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung followed four stages: formation, transition, working, and termination. During the implementation, the counselor provided educational materials, motivation, self-reflection activities, group discussions, and various activities designed to encourage the children to recognize their potential and develop hope for the future. After participating in the group guidance program, the children demonstrated a more positive level of optimism, as reflected in greater self-confidence, increased willingness to express their opinions, stronger enthusiasm for planning their future, an improved ability to perceive positive aspects of the challenges they encountered, and stronger confidence in achieving their aspirations. Thus, group guidance contributed to fostering optimism among the children under institutional care at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung. Based on observations,interviews, and documentation, the researcher found that the implementation of the service provided opportunities for the children to interact, express their opinions, share experiences, and receive support and guidance from both the counselor and other group members. It can therefore be concluded that the implementation of group guidance at UPTD PSAA Budi Asih Bandar Lampung was carried out in accordance with the stages and principles of group guidance and served as a developmental guidance service aimed at helping children under institutional care develop a more positive perspective toward themselves and their future. Keywords: Group Counseling, Optimism, Foster Children, Budi Asih PSAA Technical Implementation Unit, Bandar Lampung
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:11 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:11 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44870 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


