ELIYA, WATI (2026) PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN GENDER (IPG) DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI INDONESIA TIMUR DALAM PERSPEKTIF ISLAM TAHUN 2015-2024. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan pencapaian tingkat pendidikan yang diproksikan melalui rata-rata lama sekolah (RLS), terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia Timur dari sudut pandang Islam selama periode 2015-2024. Penelitian ini didorong oleh bukti empiris yang menunjukkan bahwa terlepas dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di tingkat nasional, kesenjangan pembangunan manusia antar provinsi di Indonesia Timur masih signifikan. Penelitian ini mengkaji pentingnya pembangunan gender dan tingkat pendidikan yang diproksikan melalui rata-rata lama sekolah (RLS) sebagai komponen penting untuk mencapai pembangunan manusia yang adil dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan data panel dari 13 provinsi di Indonesia Timur. Uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier digunakan untuk menentukan model estimasi, yang menunjukkan bahwa Model Efek Acak (REM) adalah spesifikasi yang paling sesuai. Hasil estimasi menunjukkan bahwa IPG tidak berpengaruh terhadap IPM. Sebaliknya, rata-rata lama sekolah (RLS) dalam model REM menunjukkan dampak positif yang substansial terhadap IPM. Secara simultan, IPG dan RLS berpengaruh terhadap IPM, meskipun secara parsial hanya variabel RLS yang terbukti berpengaruh signifikan. Penemuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan sangat penting dalam mendorong pertumbuhan manusia, sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan sosial dan kesejahteraan dalam ajaran Islam. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Gender, Rata-rata Lama Sekolah, Pendidikan, Perspektif Islam . ABSTRACT This study seeks to examine the impact of the Gender Development Index (GDI) and educational attainment, as proxied by the average years of schooling (AYS), on the Human Development Index (HDI) in Eastern Indonesia from an Islamic viewpoint throughout the 2015- 2024 timeframe. ―This study is driven by empirical evidence indicating that, notwithstanding a rise in the Human Development Index (HDI) at the national level, the disparity in human development among provinces in Eastern Indonesia persists significantly. This study examines the significance of gender development and education as essential components for attaining equitable and sustainable human development. The methodology employed is quantitative, utilizing panel data from 13 provinces in Eastern Indonesia. The Chow, Hausman and Lagrange Multiplier tests was employed to determine the estimate model, revealing that the Random Effects Model (REM) was the best suitable specification. The estimation results indicate that the GDI has no effect on the HDI. In contrast, the average years of schooling (AYS) in the REM model demonstrates a substantial beneficial impact on the HDI. Simultaneously, the GDI and AYS influenced the HDI, although only the RLS variable proved to have a significant effect partially.This discovery substantiates that enhancing educational quality is crucial in fostering human growth, along with the tenets of social justice and welfare in Islamic teachings. Keyword: Human Development Index, Gender Development Index, Average Years of Schooling, Education, Islamic Perspective.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:41 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:41 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44799 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


