PENGARUH IKLIM, LUAS LAHAN DAN TENAGA KERJA TERHADAP KETAHANAN PANGAN DENGAN PRODUKSI PERTANIAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada 6 Negara ASEAN Periode 2014-2023)

Riska, Rahmadewi (2026) PENGARUH IKLIM, LUAS LAHAN DAN TENAGA KERJA TERHADAP KETAHANAN PANGAN DENGAN PRODUKSI PERTANIAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Pada 6 Negara ASEAN Periode 2014-2023). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Artikel Ilmiah_Riska Rahmadewi_2251010309 (Cetak)..pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Ketahanan pangan di kawasan ASEAN menunjukkan dinamika yang kompleks, dengan Prevalence of Undernourishment (PoU) yang bervariasi antar negara. Meskipun banyak negara telah menunjukkan perbaikan, beberapa negara seperti Indonesia dan Myanmar masih menghadapi tantangan terkait perubahan iklim, fluktuasi produksi, serta keterbatasan lahan dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak iklim, luas lahan, dan tenaga kerja terhadap ketahanan pangan di enam negara ASEAN (Laos, Thailand, Vietnam, Myanmar, Indonesia, dan Filipina) selama periode 2014-2023, dengan produksi pertanian sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari FAOSTAT, World Bank, dan sumber lainnya, yang dianalisis melalui model regresi data panel menggunakan uji Chow, Hausman, dan LM di EViews 13. Sobel Test digunakan untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap PoU (menurunkan ketahanan pangan) dan produksi pertanian, sedangkan iklim berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap PoU (menaikkan ketahanan pangan) dan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap produksi pertanian. Produksi pertanian memiliki efek negatif dan signifikan terhadap PoU (menaikkan ketahanan pangan) serta menjadi mediator untuk efek luas lahan dan tenaga kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan, sesuai dengan prinsip maqashid syariah. Kata Kunci: Ketahanan Pangan, Iklim, Luas Lahan, Tenaga Kerja, Produksi Pertanian, ABSTRACT Food security in the ASEAN region shows complex dynamics, with varying Prevalence of Undernourishment (PoU) between countries. Although many countries have shown improvement, some countries such as Indonesia and Myanmar still face challenges related to climate change, production fluctuations, and land and labor constraints. This study aims to analyze the impact of climate, land area, and labor on food security in six ASEAN countries (Laos, Thailand, Vietnam, Myanmar, Indonesia, and Philippines) during the period 2014-2023, with agricultural production as a mediating variable. The method used is quantitative with secondary data from FAOSTAT, the World Bank, and other sources, which are analyzed through a panel data regression model using Chow, Hausman, and LM tests in EViews 13. The Sobel Test is used to test the mediating effect. The results show that land area and labor have a positive and significant effect on PoU (decreasing food security) and agricultural production, while climate has a negative but insignificant effect on PoU (increasing food security) and and a positive but insignificant effect on agricultural production. Agricultural production has a negative and significant effect on PoU (increasing food security) and acts as a mediator for the effects of land area and labor. These findings emphasize the importance of fair and sustainable natural resource management, in accordance with the principles of maqashid syariah. Keywords: Food Security, Climate, Land Area, Labor, Agricultural Production, Islamic.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Jul 2026 04:22
Last Modified: 09 Jul 2026 04:22
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44780

Actions (login required)

View Item View Item