RINA, NURDIANTI (2026) URBAN FARMING DAN POLA KEHIDUPAN EKOSOSIAL PADA KELOMPOK WANITA TANI KELURAHAN SURABAYA KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Urban farming di kawasan perkotaan berkembang sebagai respons terhadap semakin terbatasnya ruang akibat urbanisasi yang pesat, yang mendorong alih fungsi lahan dan berbagai permasalahan lingkungan. Selain berfungsi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan, urban farming juga menjadi bagian dari pola kehidupan ekososial masyarakat melalui keterkaitan antara aktivitas sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urban farming dan pola kehidupan ekososial pada Kelompok Wanita Tani di Kelurahan Surabaya, Kota Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urban farming tidak hanya berfungsi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membentuk pola kehidupan ekososial masyarakat. Praktik ini memperkuat kerja sama, meningkatkan interaksi sosial, serta menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap konservasi lingkungan. Pola kehidupan ekososial tersebut tercermin dalam pemanfaatan lahan secara produktif, partisipasi aktif anggota kelompok, serta upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara bersama-sama. Urban farming menjadi ruang yang mengintegrasikan aktivitas sosial dan kepedulian ekologis dalam kehidupan masyarakat perkotaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa urban farming berperan penting dalam meningkatkan solidaritas, gotong royong, dan kesadaran lingkungan, sekaligus mendorong praktik konservasi lingkungan guna mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan. Kata kunci: Urban Farming; Pola Kehidupan Ekososial; Konservasi Lingkungan. ABSTRACT Urban farming in urban areas has emerged as a response to the increasing limitation of space caused by rapid urbanization, which has led to land-use conversion and various environmental problems. In addition to serving as an effort to fulfill food needs, urban farming has also become part of the community's eco-social life pattern through the integration of social activities and environmental awareness. This study aims to analyze urban farming and eco-social life patterns among the Women Farmers Group in Surabaya Village, Bandar Lampung City. This research employed a descriptive qualitative method with an ecological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed according to the research objectives. The results show that urban farming not only functions as a means of meeting food needs but also shapes the community's eco-social life patterns. This practice strengthens cooperation, increases social interaction, and fosters collective awareness of environmental conservation. These eco-social life patterns are reflected in the productive use of land, active participation of group members, and collective efforts to preserve the environment. Urban farming serves as a social space that integrates human activities with ecological concerns in urban community life. The study concludes that urban farming plays an important role in enhancing solidarity, mutual cooperation, and environmental awareness, while also encouraging environmental conservation practices to achieve a better and more sustainable quality of life. Keywords: Urban Farming; Eco-Social Life Patterns; Environmental Conservatio.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:17 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:17 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


