PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi Komparatif Hukum Positif Indonesia dan Turki)

ARSY, LUTFI’TA (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (Studi Komparatif Hukum Positif Indonesia dan Turki). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH ARSY LUTFI'TA.pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kekerasan dalam rumah tangga merupakan persoalan hak asasi manusia yang terus terjadi dan berdampak serius terhadap perempuan dan anak sebagai kelompok yang paling rentan. Meskipun berbagai instrumen hukum telah dibentuk untuk menangani kekerasan dalam rumah tangga, efektivitas perlindungan korban masih dipengaruhi oleh perbedaan sistem hukum dan mekanisme penegakan hukum di setiap negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak korban kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia dan Turki. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang mengatur kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak, sedangkan bahan hukum sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan laporan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia dan Turki sama-sama mengakui kekerasan dalam rumah tangga sebagai pelanggaran hak asasi manusia serta memberikan perlindungan hukum bagi korban. Namun, Turki memiliki sistem perlindungan yang lebih terintegrasi melalui perintah perlindungan darurat, rumah aman, dan layanan pendampingan multidisipliner. Sementara itu, Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang cukup komprehensif, tetapi masih menghadapi kendala implementasi, akses korban terhadap layanan, dan koordinasi antar lembaga. Penelitian ini terletak pada analisis komparatif antara sistem perlindungan hukum Indonesia dan Turki yang dikaji melalui perspektif Victim Protection Theory dan maqāṣid al-syarī‘ah untuk menilai efektivitas perlindungan terhadap perempuan dan anak korban KDRT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan mekanisme perlindungan berbasis korban dan layanan terpadu menjadi agenda penting dalam pengembangan sistem perlindungan hukum di Indonesia. Temuan penelitian ini berimplikasi pada pentingnya reformasi kebijakan perlindungan korban melalui penguatan mekanisme perlindungan darurat, integrasi layanan multidisipliner, serta pengembangan model perlindungan yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan dalam rumah tangga. ABSTRACT Domestic violence remains a persistent human rights issue that disproportionately affects women and children as the most vulnerable groups. Despite the existence of various legal instruments aimed at addressing domestic violence, the effectiveness of victim protection is often influenced by differences in legal systems and law enforcement mechanisms across countries. This study aims to analyze and compare the legal protection of women and child victims of domestic violence in Indonesia and Turkey. The research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and comparative law approaches. Primary legal materials consist of legislation governing domestic violence and child protection, while secondary materials are derived from books, scholarly journals, and international reports. The findings reveal that both Indonesia and Turkey recognize domestic violence as a violation of human rights and provide legal protection for victims. However, Turkey has developed a more integrated protection system through emergency protection orders, shelters, and multidisciplinary support services. In contrast, although Indonesia possesses a relatively comprehensive legal framework, it continues to face challenges related to implementation, victims’ access to services, and inter-agency coordination. The novelty of this study lies in its comparative analysis of the legal protection systems of Indonesia and Turkey through the perspectives of Victim Protection Theory and maqāṣid al-sharī‘ah to assess the effectiveness of protection for women and child victims of domestic violence. The study concludes that strengthening victim-centered protection mechanisms and integrated support services is essential for improving Indonesia’s legal protection system. The findings imply the need for policy reforms focused on emergency protection measures, multidisciplinary service integration, and the development of a more responsive protection model for women and child victims of domestic violence.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:31
Last Modified: 08 Jul 2026 07:31
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44755

Actions (login required)

View Item View Item