LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENANAMKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SISWA DI SMA SWADHIPA NATAR

YESSA, YUNITA PUTRI (2026) LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA DALAM MENANAMKAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SISWA DI SMA SWADHIPA NATAR. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of COVER, BBAB 2 & DAPUS-LAMPIRAN, Yessa yunita putri, Npm. 2241040109.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI, Yessa yunita putri, Npm. 2241040109.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial, khususnya melalui penggunaan media sosial di kalangan siswa. Media sosial menjadi sarana yang mudah diakses untuk berkomunikasi, mengekspresikan diri, serta berbagi informasi. Namun, kemudahan tersebut tidak selalu diimbangi dengan pemahaman etika bermedia sosial yang baik. Masih ditemukan berbagai permasalahan seperti penggunaan bahasa yang kurang sopan, penyebaran informasi tanpa verifikasi, pelanggaran privasi, serta perilaku perundungan daring (cyberbullying). Kondisi ini menunjukkan rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya etika dalam berinteraksi di dunia digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan yang efektif melalui layanan bimbingan dan konseling, salah satunya melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang menekankan pengalaman belajar melalui bermain peran dalam situasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam menanamkan etika bermedia sosial siswa di SMA Swadhipa Natar, serta mengidentifikasi efektivitas layanan tersebut dalam membentuk perilaku siswa yang lebih etis dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru Bimbingan dan Konseling, 10 siswa kelas XII yang aktif menggunakan media sosial, 1 orang siswa teman sebaya, dan Wali kelas XII 5. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dilaksanakan secara sistematis melalui beberapa tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Dalam proses pelaksanaan, siswa terlibat aktif dalam memainkan peran yang berkaitan dengan situasi nyata dalam penggunaan media sosial, sehingga mereka dapat memahami secara langsung dampak dari perilaku yang dilakukan. Hasil layanan menunjukkan bahwa teknik sosiodrama efektif dalam menanamkan etika bermedia sosial yang meliputi aspek kesopanan digital, tanggung jawab dalam berkomunikasi, serta kesadaran akan pentingnya menjaga privasi dan keamanan. Efektivitas layanan juga terlihat dari adanya peningkatan pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku siswa, seperti meningkatnya pemahaman tentang etika bermedia sosial, munculnya kesadaran diri terhadap kesalahan yang pernah dilakukan, adanya rasa penyesalan, serta tumbuhnya keinginan untuk memperbaiki perilaku menjadi lebih baik. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat menjadi alternatif yang efektif dan inovatif dalam membantu siswa menanamkan etika bermedia sosial. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Sosiodrama, Etika Bermedia Sosial, Siswa. ABSTRACT The development of information and communication technology in the digital era has brought significant changes to patterns of social interaction, particularly through the use of social media among students. Social media has become an easily accessible platform for communication, self-expression, and information sharing. However, this convenience is not always accompanied by a proper understanding of ethical behavior in social media use. Various problems are still found, such as the use of impolite language, dissemination of unverified information, privacy violations, and cyberbullying. These conditions indicate students’ low awareness of the importance of ethics in digital interactions. Therefore, effective guidance efforts are needed through counseling services, one of which is group guidance services using the sociodrama technique, which emphasizes learning experiences through role-playing in social situations. The purpose of this study was to describe and analyze the implementation of group guidance services using the sociodrama technique in instilling ethical social media behavior among students at Swadhipa Natar Senior High School, as well as to identify the effectiveness of these services in shaping more ethical student behavior in the use of social media. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The sampling technique used was purposive sampling with specific criteria. The informants in this study consisted of a Guidance and Counseling teacher, 10 twelfthgrade students who actively use social media, 1 peer student, and the homeroom teacher of class XII 5. Data collection techniques were carried out through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation The results of the study showed that the implementation of group guidance services using the sociodrama technique was carried out systematically through several stages, namely planning, implementation, evaluation, and follow-up. During the implementation process, students were actively involved in roleplaying activities related to real situations in social media use, enabling them to directly understand the impact of their behavior. The results indicated that the sociodrama technique was effective in instilling ethical social media behavior, including aspects of digital politeness, responsibility in communication, and awareness of the importance of maintaining privacy and security. The effectiveness of the service was also reflected in improvements in students’ cognitive, affective, and behavioral aspects, such as increased understanding of social media ethics, the emergence of self-awareness regarding past mistakes, feelings of regret, and the growth of a desire to improve behavior for the better. Thus, group guidance services using the sociodrama technique can be an effective and innovative alternative in helping students develop ethical behavior in social media use. Keywords: Group Guidance, Sociodrama Technique, Social Media Ethics, Students.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:30
Last Modified: 01 Jul 2026 03:30
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44572

Actions (login required)

View Item View Item