INDRI, WULANDARI (2026) BIMBINGAN INDIVIDU DALAM MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB ANAK BERHADAPAN HUKUM (ABH) DI BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Rendahnya tanggung jawab pada anak yang berhadapan dengan hukum menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian dalam proses pembinaan. Kondisi tersebut ditunjukkan melalui kurangnya kemampuan mengendalikan diri, rendahnya kesadaran terhadap konsekuensi tindakan, serta kurangnya pemahaman mengenai tanggung jawab terhadap diri sendiri. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan individu sebagai upaya membantu anak meningkatkan tanggung jawabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan individu dalam meningkatkan tanggung jawab anak yang berhadapan dengan hukum di Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas 1 Pembimbing Kemasyarakatan, 1 pendamping pondok pesantren, dan 4 anak yang berhadapan dengan hukum yaitu NS, IL, MR, dan MH. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan individu dalam meningkatkan tanggung jawab anak yang berhadapan dengan hukum dilaksanakan melalui lima tahapan. Pertama, tahap identifikasi masalah dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai kondisi pribadi, keluarga, lingkungan pergaulan, serta permasalahan yang dialami klien. Kedua, tahap penetapan masalah dilakukan dengan menentukan fokus permasalahan utama yaitu rendahnya tanggung jawab terhadap diri sendiri yang ditunjukkan melalui kurangnya kemampuan mengendalikan diri, rendahnya kesadaran terhadap konsekuensi tindakan, dan kurangnya pemahaman mengenai kewajiban yang harus dijalankan. Ketiga, tahap perencanaan bimbingan dilakukan dengan menyusun strategi, materi, metode, serta bentuk pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masingmasing klien. Keempat, tahap pelaksanaan bimbingan dilakukan melalui komunikasi interpersonal, pemberian arahan, motivasi, serta pemahaman mengenai pentingnya tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kelima, tahap evaluasi dan tindak lanjut dilakukan dengan memantau perkembangan klien serta bekerja sama dengan pondok pesantren untuk mempertahankan perubahan positif yang telah dicapai. Pelaksanaan bimbingan individu menunjukkan hasil yang positif, yaitu meningkatnya kesadaran tanggung jawab klien, kemampuan mengendalikan diri yang lebih baik, meningkatnya pemahaman terhadap konsekuensi tindakan, serta munculnya perilaku yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci : Bimbingan Individu, Tanggung Jawab, Anak Berhadapan Hukum. ABSTRACT The low level of responsibility among children who come into contact with the law is one of the issues that requires attention in the rehabilitation process. This condition is indicated by a lack of self-control, low awareness of the consequences of actions, and a lack of understanding of personal responsibility. Therefore, individual guidance services are needed as an effort to help children improve their sense of responsibility. This study aims to determine the implementation of individual guidance in enhancing the responsibility of children in conflict with the law at the Class I Correctional Center in Bandar Lampung. This research uses a qualitative approach with a type of field research. Data collection techniques were carried out thru observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of one Community Counselor, one Islamic boarding school mentor, and four children in conflict with the law, namely NS, IL, MR, and MH. Data analysis was conducted thru data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that the implementation of individual guidance in enhancing the responsibility of children in conflict with the law is carried out thru five stages. First, the problem identification stage is carried out by gathering information about the client's personal condition, family, social environment, and the problems they are experiencing. Second, the problem determination stage is conducted by identifying the main focus of the issue, which is the low sense of responsibility toward oneself, as evidenced by a lack of self-control, low awareness of the consequences of actions, and a lack of understanding of the obligations that must be fulfilled. Third, the guidance planning stage is carried out by developing strategies, materials, methods, and forms of assistance tailored to the needs of each client. Fourth, the guidance implementation stage is conducted thru interpersonal communication, providing direction, motivation, and understanding the importance of responsibility in daily life. Fifth, the evaluation and follow-up stage is carried out by monitoring the client's progress and collaborating with Islamic boarding school to maintain the positive changes that have been achieved. The implementation of individual guidance shows positive results, namely an increased awareness of the client's responsibilities, better selfcontrol, a greater understanding of the consequences of actions, and the emergence of more positive behaviour in daily life. Keywords: Individual Guidance, Responsibility, Children in Conflict with the Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Psikologi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:04 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:04 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


