ARFINDA, IKA CHOIRUNISA (2026) PRESERVASI NASKAH KUNO DI MUSEUM NEGERI PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
Abstract Ancient manuscripts are cultural heritage that has high historical value and is prone to damage, so it requires planned and sustainable preservation efforts. The Lampung Provincial State Museum as a preservation institution stores 47 ancient manuscripts with a variety of organic writing media that require physical and informational preservation. This study aims to examine the implementation of preventive preservation of all ancient manuscripts in the museum and identify the obstacles faced. This study uses a qualitative method with a case study approach through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that preventive preservation efforts are carried out through housekeeping nature disaster preparedness plan activities, transfer of information and cooperative action or the use of technology on a large scale. These efforts include regular cleaning of the environment, temperature and lighting regulation, storage of collections in special cabinets, use of acid-free boxes and silica gel to protect manuscripts. Of the 47 manuscripts owned, as many as 29 manuscripts have been transmediated into digital format and can be accessed by the public through the Opus Lampung page. However, preservation activities have not run optimally due to limited digitization facilities and infrastructure, the lack of human resources in the field of preservation, and the characteristics of manuscripts that are very vulnerable to changes in environmental conditions. Keywords: preventive preservation; ancient manuscripts; digitization; regional museums. Abstrak Naskah kuno merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis tinggi dan rentan mengalami kerusakan, sehingga membutuhkan upaya preservasi yang terencana dan berkelanjutan. Museum Negeri Provinsi Lampung sebagai lembaga pelestarian menyimpan 47 naskah kuno dengan beragam media penulisan berbahan organik yang memerlukan pelestarian secara fisik maupun informasional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan preservasi preventif terhadap seluruh naskah kuno di museum tersebut serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya preservasi preventif dilakukan melalui kegiatan housekeeping nature (perawatan lingkungan dan kebersihan koleksi), disaster preparedness plan (kesiapsiagaan bencana), transfer of information (digitalisasi), dan cooperative action or the use of technology on a large scale (kerja sama dan pemanfaatan teknologi). Upaya tersebut meliputi pembersihan lingkungan secara berkala, pengaturan suhu dan pencahayaan, penyimpanan koleksi dalam lemari khusus, penggunaan kotak bebas asam dan silica gel untuk melindungi naskah. Dari 47 naskah yang dimiliki, sebanyak 29 naskah telah dialih mediakan ke dalam format digital dan dapat diakses publik melalui laman Opus Lampung. Namun, kegiatan preservasi belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana digitalisasi, minimnya sumber daya manusia dalam bidang preservasi, serta karakteristik naskah yang sangat rentan terhadap perubahan kondisi lingkungan. Kata Kunci: preservasi preventif; naskah kuno; digitalisasi; museum daerah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab > Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:16 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:16 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


