PRASASTI, ERLANGGA WAHYUNI (2026) PENGARUH LABOR FORCE PARTICIPATION RATE,DIGITAL ECONOMIC EMPOWERMENT, DAN UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2020-2024. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Kemiskinan merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Tingginya tingkat kemiskinan menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat masih relatif rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat partisipasi angkatan kerja, perkembangan ekonomi digital, serta kebijakan upah minimum. Dari permasalahan tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Labor Force Participation Rate (LFPR), Digital Economic Empowerment (DEE), dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh LFPR, DEE, dan UMK terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan merupakan data panel, yaitu gabungan data cross section dan time series selama periode 2020–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labor Force Participation Rate (LFPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sementara itu, Digital Economic Empowerment (DEE) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung periode 2020–2024. Dalam perspektif ekonomi Islam, pengentasan kemiskinan merupakan bagian dari upaya mencapai kesejahteraan (falah) melalui distribusi pendapatan yang adil dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Kemiskinan, Labor Force Participation Rate (LFPR), Digital Economic Empowerment (DEE), Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK). ABSTRAK Kemiskinan merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat serta keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Tingginya tingkat kemiskinan menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat masih relatif rendah. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat partisipasi angkatan kerja, perkembangan ekonomi digital, serta kebijakan upah minimum. Dari permasalahan tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Labor Force Participation Rate (LFPR), Digital Economic Empowerment (DEE), dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh LFPR, DEE, dan UMK terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan merupakan data panel, yaitu gabungan data cross section dan time series selama periode 2020–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labor Force Participation Rate (LFPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sementara itu, Digital Economic Empowerment (DEE) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung periode 2020–2024. Dalam perspektif ekonomi Islam, pengentasan kemiskinan merupakan bagian dari upaya mencapai kesejahteraan (falah) melalui distribusi pendapatan yang adil dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Kemiskinan, Labor Force Participation Rate (LFPR), Digital Economic Empowerment (DEE), Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 08:05 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 08:05 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


