TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN KERJA (Studi Di PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara)

ERWIN, ANDIKA SAPUTRA (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN DALAM PELAKSANAAN KESELAMATAN KERJA (Studi Di PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN II ERWIN ANDIKA SAPUTRA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI ERWIN ANDIKA SAPUTRA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu yang penting dibahas dalam bidang ketenagakerjaan adalah mengenai keselamatan kerja yang merupakan kewajiban pengusaha/perusahaan untuk memenuhi salah satu hak pekerja di tempat kerja. Kewajiban ini yang sering diabaikan oleh perusahaan sehinggga menimbulkan kerugian materil dan moril bagi pekerja. PT. Sinar Laut Blambangan Pagar Lampung Utara merupakan pabrik industri yang beroprasi dibidang minyak sawit dan pengelolaan singkong, yang memiliki resiko kecelakaan tinggi. Dengan adanya hal tersebu penulis tertarik untuk meneliti dengan dua rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana pelaksanaan keselamatan kerja di Pabrik PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara? 2) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaan keselamatan kerja di Pabrik PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara? Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui pelaksanaan keselamatan kerja di Pabrik PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara, 2) untuk mengetahui tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaan keselamatan kerja di Pabrik PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Kecamatan Blambangan Pagar Lampung Utara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yang pada hakikatnya merupakan metode untuk menentukan secara spesifik dan realis tentang yang terjadi pada suatu saat ditengah-tengah kehidupan masyarakat mengenai beberapa masalah faktual dan mengekspresikan diri dalam bentuk gejala atau proses sosial. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa PT. Sinar Laut Blambangan Pagar Lampung Utara belum maksimal dalam melaksanakan perlindungan Kecelakan bagi karyawan. Meski sudah melakukan upaya perlindungan Keselamatan dengan menyediakan alat pelindung diri/keselamatan, kenyataanya masih ada karyawan yang enggan memakainya. Selain itu perlindungan keselamatan dalam ekonomi Islam sangat dianjurkan, karena merupakan bentuk perlindungan diri terkena kerusakan (kecelakaan kerja). Selain itu, perlindungan tersebut sangat penting karena untuk kemashlahatan untuk pekerja. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah, pelaksanaan keselamatan kerja di PT. Sinar Laut Blambangan Pagar Lampung Utara merupakan bentuk kewajiban perusahaan dalam melindungi keselamatan dan kesejahteraan pekerja sebagai bagian dari maqashid al-syariah, khususnya perlindungan jiwa (hifz al-nafs). Namun, pelaksanaan K3 di perusahaan tersebut belum sepenuhnya optimal karena penyediaan alat pelindung diri masih belum lengkap sehingga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja. Dalam perspektif syariah, perusahaan wajib memberikan perlindungan dan jaminan kepada pekerja, seperti biaya pengobatan, perawatan, dan santunan kecelakaan kerja, serta menjalankan hubungan kerja yang adil dan bertanggung jawab sesuai konsep ijarah ala al-amal demi terciptanya kesejahteraan pekerja. ABSTRACT One of the important topics discussed in the employment sector is occupational safety, which is the obligation of employers/companies to fulfill one of the rights of workers in the workplace. This obligation is often neglected by companies, resulting in material and moral losses for workers. PT. Sinar Laut Blambangan Pagar, North Lampung is an industrial plant operating in the palm oil and cassava processing sectors, which have a high risk of accidents. Given this, the author is interested in conducting research with two research questions: 1) How is occupational safety implemented at the PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Factory, Blambangan District, Pagar District, North Lampung? 2) How does Islamic economic law examine the implementation of occupational safety at the PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Factory, Blambangan District, Pagar District, North Lampung? The objectives of this study are: 1) to determine the implementation of occupational safety at the PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan, Blambangan Pagar District, North Lampung. 2) To examine the legal perspective of Islamic economics on the implementation of occupational safety at the PT. Teguh Wibawa Bhakti Persada Blambangan Factory, Blambangan Pagar District, North Lampung. This research is qualitative, descriptive in nature and tends to utilize an inductive analysis approach. This research includes field research, which is essentially a method for specifically and realistically determining what is happening at a given time in society regarding several factual issues and expressing themselves in the form of social phenomena or processes. The results of this study indicate that PT. Sinar Laut Blambangan Pagar, North Lampung has not optimally implemented accident protection for employees. Although they have made safety protection efforts by providing personal protective equipment (PPE), some employees are still reluctant to use it. Furthermore, safety protection is highly recommended in Islamic economics, as it serves as a form of self-protection against damage (work accidents). Furthermore, such protection is crucial for the benefit of workers. In a Sharia Economic Law review, the implementation of occupational safety at PT. Sinar Laut Blambangan Pagar, North Lampung, is a form of the company's obligation to protect the safety and welfare of workers as part of the maqasid al-sharia (Islamic principles), particularly the protection of life (hifz al-nafs). However, the company's implementation of occupational safety and health (K3) is not yet fully optimal due to the incomplete provision of personal protective equipment, potentially leading to the risk of workplace accidents. From a Sharia perspective, companies are obligated to provide protection and guarantees to workers, such as medical expenses, treatment, and compensation for work-related accidents. They are also required to maintain a fair and responsible employment relationship in accordance with the concept of ijarah ala al-amal (charity) to ensure worker welfare.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Jun 2026 03:37
Last Modified: 11 Jun 2026 03:37
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44253

Actions (login required)

View Item View Item