IMPLEMENTASI PASAL 14 AYAT (1) PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS NOMOR 2 TAHUN 2024 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK PERSPEKTIF SIYĀSAH TANFĪŻĪYYAH (Studi di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanggamus)

RIFKY, ARDIAN (2026) IMPLEMENTASI PASAL 14 AYAT (1) PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANGGAMUS NOMOR 2 TAHUN 2024 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK PERSPEKTIF SIYĀSAH TANFĪŻĪYYAH (Studi di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 RIFKY ARDIAN.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI RIFKY ARDIAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Anak merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dilindungi dan diberikan hak-haknya sebagai manusia. Namun melihat banyaknya kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tanggamus masih meningkat setiap tahunnya, perlu dilakukannya upaya dalam menimalisir terjadinya tindakan kekerasan pada anak. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Implementasi Pasal 14 Ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak Di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dan Bagaimana Perspektif Siyāsah Tanfīżīyyah Terhadap Pasal 14 Ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan Dan Anak Studi di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dan memiliki sifat penelitian yaitu pendekatan deskriptif kualitatif serta pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini didapatkan bahwa dalam Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan Pasal 14 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Tanggamus, telah di implementasikan pasal tersebut telah berjalan namun belum optimal. Dalam penyelenggaraannya dilakukan pemberian pelayanan dalam penanganan korban kekerasan yang terdiri dari pelayanan medis, pelayanan medicolegal, pelayanan psikososial, pelayanan hukum, pelayanan kemandirian ekonomi, pelayanan rohani dan pelayanan berkelanjutan pada tahap rehabilitasi dan reintegrasi. Upaya dalam penanganan kasus korban kekerasan yaitu Pengaduan masyarakat, Penampungan Sementara, dan Pendampingan Korban. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat hambatan yang ditemukan yakni anak korban yang takut untuk memberikan informasi, sosialisasi kurang menyeluruh, kurangnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan suatu tindak kekerasan terhadap penemuan kasus kekerasan pada anak. Sedangkan Pandangan Fiqh Siyāsah terhadap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Tanggamus memiliki kedudukan sebagai Wazir Tanfīżī yang merupakan bagian dari salah satu bentuk kekuasaan Siyāsah Tanfīżīyyah. ABSTRACT Children are a gift from God Almighty who must be protected and given their rights as human beings. However, seeing that the number of cases of violence against children in Tanggamus Regency is still increasing every year, efforts need to be made to minimize the occurrence of acts of violence against children. The problems discussed in this research are how to implement Article 14 Paragraph (1) of the Tanggamus Regency Regional Regulation Number 2 of 2024 concerning the Implementation of the Protection of Women and Children in the Women's and Children's Empowerment Service, and what is Siyāsah Tanfīżīyyah's perspective regarding Article 14 Paragraph (1) of the Tanggamus Regency Regional Regulation Number 2 of 2024 concerning the Implementation of the Protection of Women and Study Children in the Office. Empowerment of Women and Children. This research uses a type of field research and has research characteristics, namely a qualitative descriptive approach and data collection is carried out by means of observation, interviews and documentation. The results of this research show that the Tanggamus Regency Women's and Children's Empowerment Service has implemented Article 14 paragraph (1) of Tanggamus Regency Regional Regulation Number 2 of 2024 concerning the Implementation of Women and Children's Protection in Tanggamus Regency. This article has been implemented but is not yet optimal. In its implementation, services are provided for handling victims of violence, consisting of medical services, medicolegal services, psychosocial services, legal services, economic independence services, spiritual services and sustainable services at the rehabilitation and reintegration stages. efforts in handling cases of victims of violence, namely community complaints, temporary shelter, and victim assistance. However, in its implementation there were obstacles found, namely child victims who were afraid to provide information, lack of comprehensive outreach, lack of public awareness in reporting an act of violence regarding the discovery of cases of violence against children. Meanwhile, the Siyāsah Fiqh view of the Tanggamus Regency Women's and Children's Empowerment Service has the position of Wazir Tanfīżī which is part of a form of Siyāsah Tanfīżīyyah power.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:56
Last Modified: 10 Jun 2026 04:56
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44232

Actions (login required)

View Item View Item