EMA, LAILIA (2026) KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN MASYARAKAT DI DESA GALIH LUNIK KECAMATAN TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Komunikasi antar budaya dapat diartikan sebagai kegiatan komunikasi yang terjadi pada proses penyampaian pesan yang dimana pengirim informasi atau pesan dan penerimanya merupakan anggota dari latar belakang dan budaya yang berbeda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman suku, budaya, dan agama yang ada di Desa Galih Lunik, seperti suku Jawa, Ogan, Lampung, Sunda, dan suku lainnya yang hidup berdampingan dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan latar belakang budaya tersebut berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak diimbangi dengan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi komunikasi antar budaya dalam meningkatkan kerukunan masyarakat di Desa Galih Lunik Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Galih Lunik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya yang dilakukan masyarakat Desa Galih Lunik menggunakan bentuk komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok. Komunikasi tersebut didukung oleh sikap keterbukaan, empati, dan dukungan antarwarga sehingga mampu menciptakan hubungan sosial yang harmonis. Selain itu, masyarakat juga menerapkan strategi penyelesaian konflik berupa integrating (problem solving) dan compromising dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi antarsuku maupun antarwarga. Strategi tersebut dilakukan melalui musyawarah, dialog terbuka, serta mediasi oleh aparatur desa dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, komunikasi antar budaya yang efektif mampu meningkatkan kerukunan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial di Desa Galih Lunik Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan. Kata Kunci : Komunikasi Antarbudaya, Kerukunan Masyarakat, Strategi Komunikasi, Konflik Sosial. ABSTRACT Communication across cultures can be defined as communication activities that occur in the process of delivering messages in which both the sender and the receiver come from different cultural and social backgrounds. This research is motivated by the diversity of ethnicities, cultures, and religions in Galih Lunik Village, such as the Javanese, Ogan, Lampung, Sundanese, and other ethnic groups who live side by side in community life. These cultural differences have the potential to create conflict if they are not balanced with good communication. Therefore, This study aims to describe how intercultural communication strategies improve social harmony among the community in Galih Lunik Village, Tanjung Bintang District, South Lampung. This study used a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation. The research informants consisted of village officials, traditional leaders, community leaders, and the people of Galih Lunik Village selected using purposive sampling techniques. The results of the study show that intercultural communication carried out by the people of Galih Lunik Village uses interpersonal communication and group communication. This communication is supported by openness, empathy, and mutual support among community members, which are able to create harmonious social relationships. In addition, the community also applies conflict resolution strategies in the form of integrating (problem solving) and compromising in resolving problems that occur between ethnic groups and community members. These strategies are implemented through deliberation, open dialogue, and mediation by village officials and community leaders. Tshus, effective intercultural communication is able to improve social harmony and maintain social stability in Galih Lunik Village, Tanjung Bintang District, South Lampung. Keywords: Intercultural Communication, Social Harmony, Communication Strategies, Social Conlict.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:22 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:22 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


