NUR, FAJRIAH (2026) GAMBARAN DISTORSI KOGNITIF PADA REMAJA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (10MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Kekerasan seksual pada remaja merupakan pengalaman traumatis yang dapat mengganggu proses berpikir, sehingga memunculkan distorsi kognitif yang menetap dan mempengaruhi cara korban memnadang diri, lingkungan dan masa depan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan jenis – jenis distorsi kognitif yang muncul pada remaja korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga remaja dengan riwayat kekerasan seksual. Proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami distorsi kognitif seperti labeling negative, generalisasi berlebihan, catastrophizing, menyalahkan diri secara irasional, serta penalaran emosional, yang membuat korban meyakini bahwa dirinya tidak berharga, masa depan nya tidak memiliki harapan, dan lingkungan di persepsikan sebagai ancaman. Distorsi kognitif ini berdampak pada penurunan harga diri, munculnya keputusasaan, isolasi sosial, hingga munculnya pikiran untuk mengakhiri hidup. Faktor lingkungan seperti respon sosial yang cenderung menyalahkan korban memiliki peran besar dalam memperkuat dan mempertahankan distorsi kognitif pada korban kekerasan seksual. Meskipun demikian, sebagian subjek menunjukkan upaya coping seperti mencari ruang aman, menghindari pemicu trauma dan berusaha kembali menjalani rutinitas. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan psikologis yang berspektif pada korban untuk membantu proses pemulihan. Kata kunci: Distorsi Kognitif, Remaja, Kekerasan Seksual. ABSTRACT Sexual violence in adolescents is a traumatic experience that can disrupt thought processes, resulting in persistent cognitive distortions that affect how victims view themselves, their environment, and their future. This study aims to describe the types of cognitive distortions that emerge in adolescent victims of sexual violence. This study used a qualitative method with a case study approach on three adolescents with a history of sexual violence. Data collection involved in-depth interviews and then analysis using thematic analysis. The results showed that subjects experienced cognitive distortions such as negative labeling, overgeneralization, catastrophizing, irrational selfblame, and emotional reasoning, leading victims to believe they are worthless, their future is hopeless, and their environment is perceived as threatening. These cognitive distortions result in decreased selfesteem, despair, social isolation, and even suicidal thoughts. Environmental factors, such as social responses that tend to blame the victim, play a significant role in reinforcing and maintaining cognitive distortions in victims of sexual violence. Nevertheless, some subjects demonstrated coping efforts such as seeking safe spaces, avoiding trauma triggers, and attempting to return to their normal routines. These findings emphasize the importance of victim-centered psychological support to aid the recovery process. Keywords: Cognitive Distortion, Adolescents, Sexual Violence.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Psikologi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 03:33 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 03:33 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44116 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


