M. TAUFIK, AFANDI (2026) SISTEM PEMBAGIAN SISA HASIL USAHA DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM DI KOPERASI SIMPAN PINJAM PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH BMT FAJAR (Studi di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Fajar Sepang Jaya Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Koperasi adalah suatu bentuk badan usaha bersama yang didirikan oleh orang-orang tertentu, untuk melaksanakan kegiatankegiatan tertentu bedasarkan ketentuan dan tujuan tertentu pula. Dalam Islam percampuran harta antara satu pihak dengan pihak lainnya itu sama dengan istilah syirkah, dimana adanya penyertaan modal, baik berupa uang atau barang, adanya kesepakatan kerja antara kedua belah pihak dengan keuntungan dibagi sesuai kesepakatan dan kerugian dibagi sesuai dengan modal yang diberikan kedalam usaha tersebut. Koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah (Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah) adalah koperasi yang kegiatan usahanya meliputi simpanan, pinjaman, dan pembiayaan sesuai prinsip syariah, termasuk mengelola zakat, infaq/sedekah dan waqaf Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dimana dalam penelitian ini sumber datanya adalah data lapangan kemudian dianalisis menggunakan teori hukum Islam dan hukum positif. Serta kejadian yang sistematis dan akurat pada praktik Sistem Pembagian Sisa Hasil Usaha Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Fajar kemudian menarik kesimpulan dari pokok masalah di dalamnya. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara (interview) kepada Pengurus dan Anggota Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Fajar dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya, jika dikaji lebih dalam, ternyata kerjasama bagi hasil antara anggota dan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Fajar Bandar Lampung dapat dijadikan salah Satu solusi pemecahan masalah yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari kali ini disebabkan karena hasil yang diperoleh dari usaha memiliki nilai pendapatan sistem bagi hasil ini merupakan peluang bisnis atau alternative yang dapat diusahakan untuk keluarganya dalam memenuhi kebutuhan hidup. ABSTRACT A cooperative is a form of joint venture established by certain individuals to carry out specific activities based on specific provisions and objectives. In Islam, the mixing of assets between one party and another is known as syirkah, where capital participation, either in the form of money or goods, is achieved through a work agreement between the two parties, with profits being shared according to the agreement, and losses being shared according to the capital contributed to the business. Sharia savings and loans and financing cooperatives (SBA) are cooperatives whose business activities include savings, loans, and financing in accordance with Sharia principles, including managing zakat, infaq/sadaqah, and waqf (waqf). The research method used is qualitative research with field research. This research is descriptive and analytical, using field data as the data source, which is then analyzed using Islamic legal theory and positive law. Furthermore, a systematic and accurate analysis of the practices of the Sharia Savings and Loans and Financing Cooperative (BMT Fajar) is conducted to draw conclusions from the underlying issues. The data sources used were primary and secondary. The data collection techniques employed were interviews with the Management and Members of the BMT Fajar Sharia Savings and Loans Cooperative, as well as documentation. Based on the discussion in the previous chapter, upon closer examination, it appears that a profit-sharing partnership between members and the BMT Fajar Sharia Savings and Loans Cooperative, Bandar Lampung, can be a solution to problems that benefit both parties, particularly in meeting daily living needs. This is because the profits generated from the business have income value. This profitsharing system represents a business opportunity or alternative that can be pursued by families to meet their living needs.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 25 May 2026 07:35 |
| Last Modified: | 25 May 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44036 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


