RIA, ANGGARA (2026) UPAYA KONSELOR DALAM MEMULIHKAN PASIEN GANGGUAN JIWA DI YAYASAN AULIA RAHMA KEMILING BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Proses pemulihan pasien gangguan jiwa tidak terlepas oleh adanya upaya konselor dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Konselor adalah tenaga profesional yang memiliki keahlian dalam bidang konseling. Konselor memberikan layanan konseling kepada individu atau kelompok yang sedang mengalami masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya konselor dalam memulihkan pasien gangguan jiwa di Yayasan Aulia Rahma Kemiling Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data melalui wawancara terdiri dari 5 narasumber yaitu kepala Yayasan, 1 Psikolog, 1 konselor dan 2 pasien penderita gangguan jiwa. Sumber data dalam penelititian ini menggunakan sumber data primer yaitu dengan wawancara, dan sumber data sekunder yaitu mengenai sejarah berdirinya Yayasan Aulia Rahma, visi misi dan sebagainya yang mendukung penelitian. Metode analisis data yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan jiwa pada pasien di Yayasan Aulia Rahma disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, antara lain tekanan ekonomi, konflik keluarga, trauma emosional, serta gaya hidup tidak sehat seperti penyalahgunaan narkoba dan perjudian. Temuan ini sejalan dengan teori biopsikososial dan psikodinamika yang menegaskan bahwa gangguan jiwa timbul akibat interaksi antara faktor biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan. Upaya konselor dalam proses pemulihan dilakukan melalui pendekatan medis, psikologis, spiritual, dan sosial secara terpadu. Pendekatan medis digunakan untuk menstabilkan kondisi pasien, sedangkan konseling psikologis dan komunikasi terapeutik berperan dalam membangun hubungan empatik antara konselor dan pasien. Pendekatan spiritual melalui kegiatan keagamaan terbukti memberikan ketenangan batin dan meningkatkan motivasi pasien untuk sembuh, sementara kegiatan sosial membantu pasien beradaptasi kembali dengan lingkungan. Proses pemulihan didukung oleh perhatian konselor, lingkungan yang kondusif, dan kegiatan positif, namun dihambat oleh keterbatasan tenaga medis serta kurangnya dukungan keluarga. Secara keseluruhan, upaya konselor terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan emosional, perilaku, dan spiritual pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan keterlibatan keluarga dalam menunjang keberhasilan pemulihan pasien gangguan jiwa. Kata Kunci: Upaya Konselor, Pemulihan, Pasien Gangguan Jiwa. ABSTRACT The recovery process for patients with mental disorders is inseparable from the efforts of counselors and other parties involved. Counselors are professionals with expertise in the field of counseling. Counselors provide counseling services to individuals or groups experiencing problems. This study aims to determine how counselors' efforts in recovering patients with mental disorders at the Aulia Rahma Kemiling Foundation in Bandar Lampung. This research employed qualitative methods, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. Five data sources were used: the head of the foundation, one psychologist, one counselor, and two patients with mental disorders. Data analysis methods included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that mental disorders in patients at the Aulia Rahma Foundation are caused by a combination of factors, including economic pressure, family conflict, emotional trauma, and unhealthy lifestyles such as pollution and gambling. These findings align with biopsychosocial and psychodynamic theories, which state that mental disorders arise from the interaction of biological, psychological, social, and environmental factors. Counselors' efforts in the recovery process are carried out through an integrated medical, psychological, spiritual, and social approach. A medical approach is used to stabilize the patient's condition, while psychological counseling and therapeutic communication play a role in building an empathetic relationship between the counselor and the patient. A spiritual approach through religious activities has been shown to provide inner peace and increase patient motivation to recover, while social activities help patients readapt to their environment. The recovery process is supported by the counselor's attention, a conducive environment, and positive activities, but is hampered by limited medical personnel and a lack of family support. Overall, the counselor's efforts have proven effective in improving the emotional, behavioral, and spiritual wellbeing of patients. This study emphasizes the importance of a holistic approach and family involvement in supporting the successful recovery of patients with mental disorders. Keywords: Counselors’ Efforts, Recovery, Mental Disorder Patients.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 25 May 2026 04:00 |
| Last Modified: | 25 May 2026 04:00 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44015 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


