INDRI, MANELIADI (2026) PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL MELALUI TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 3 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Keterampilan interaksi sosial merupakan faktor penting yang menentukan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan konflik dengan teman sebaya. Namun kenyataannya, masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial, terutama ketika menghadapi situasi yang menuntut kolaborasi dan ekspresi diri secara efektif. Di SMP Negeri 3 Bandar Lampung, beberapa peserta didik menunjukkan gejala kurangnya keterampilan sosial, seperti enggan bekerja sama, kesulitan mengekspresikan pendapat, dan kurang mampu menempatkan diri dalam situasi sosial, sehingga memerlukan intervensi melalui layanan bimbingan pribadi-sosial dengan pendekatan yang tepat. Salah satu pendekatan yang efektif adalah teknik role playing, yang memungkinkan peserta didik berlatih menghadapi berbagai situasi sosial melalui simulasi peran, mengembangkan empati, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi secara praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial melalui teknik role playing dapat meningkatkan keterampilan interaksi sosial peserta didik kelas VII di SMP Negeri 3 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi data, melibatkan yaitu satu guru BK dan lima peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai proses penerapan role playing terhadap keterampilan interaksi sosial peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial melalui teknik role playing mampu mengembangkan keterampilan interaksi sosial peserta didik. Melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, terlihat bahwa peserta didik yang sebelumnya enggan berpartisipasi aktif atau kesulitan bekerja sama mulai menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengekspresikan pendapat, mendengarkan teman, dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Simulasi peran yang diberikan, seperti menghadapi situasi sosial yang menantang, membantu peserta didik membangun empati, rasa percaya diri, dan keterampilan komunikasi yang lebih efektif. Guru BK juga mencatat adanya perubahan, berupa meningkatnya partisipasi aktif, kerja sama dalam kelompok, dan kemampuan menyesuaikan diri dalam interaksi sosial di kelas. ABSTRACT Social interaction skills are an important factor in determining students’ ability to communicate, collaborate, and resolve conflicts with their peers. However, in reality, many students still experience difficulties in social interaction, especially when facing situations that require collaboration and effective self-expression. At SMP Negeri 3 Bandar Lampung, several students show indications of limited social skills, such as reluctance to work collaboratively, difficulty in expressing opinions, and an inability to appropriately position themselves in social situations. Therefore, intervention through personal-social guidance services with an appropriate approach is needed. One effective approach is the roleplaying technique, which allows students to practice dealing with various social situations through role simulations, thereby developing empathy, self-confidence, and practical communication skills. This study aims to examine how the implementation of personalsocial guidance services through the role-playing technique can improve the social interaction skills of seventh-grade students at SMP Negeri 3 Bandar Lampung. The research employs a qualitative approach using data triangulation techniques and involves one guidance and counseling teacher and five students. Data were collected through interviews, observations, and documentation to obtain information regarding the implementation process of role playing in enhancing students’ social interaction skills. The results of the study indicate that the implementation of personalsocial guidance services through the role-playing technique is able to develop students’ social interaction skills. Based on interviews, observations, and documentation, students who were previously reluctant to participate actively or experienced difficulties in collaboration began to show improvements in expressing opinions, listening to peers, and resolving conflicts constructively. The role-playing simulations provided, such as practicing responses to challenging social situations, helped students build empathy, self-confidence, and more effective communication skills. The guidance and counseling teacher also observed positive changes, including increased active participation, improved group collaboration, and a better ability to adapt within social interactions in the classroom.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 19 May 2026 09:06 |
| Last Modified: | 19 May 2026 09:06 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


