Rudi, Hartono (2026) ZAKAT HARTA TAMPAK DAN TIDAK TAMPAK DALAM HUKUM ISLAM. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang berfungsi untuk membersihkan harta dan membantu sesama. Dalam hukum Islam, zakat tidak hanya mencakup harta yang tampak secara fisik, tetapi juga harta yang tidak tampak. Abstrak ini bertujuan untuk menjelaskan konsep zakat harta tampak dan tidak tampak, serta implikasinya dalam praktik zakat. Zakat harta tampak meliputi berbagai jenis harta yang dapat diukur dan dinilai secara langsung, seperti uang, emas, perak, dan barang dagangan. Harta ini jelas terlihat dan dapat dihitung, sehingga pengelolaannya dalam zakat relatif lebih mudah. Sementara itu, zakat harta tidak tampak mencakup aspek-aspek yang tidak bisa dilihat secara langsung, seperti kekayaan intelektual, hak kekayaan industri, dan harta yang berada dalam bentuk investasi yang tidak mudah dicairkan. Penilaian dan pengelolaan zakat atas harta jenis ini membutuhkan pemahaman yang mendalam dan metode yang lebih kompleks. Dari perbedaan kedua jenis zakat ini lah menarik untuk dikaji yaitu zakat harta tampak dan zakat harta tidak tampak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa perbedaan konsep, objek dan perhitungan antara zakat harta tampak dan zakat harta tidak tampak menurut hukm Islam. Dan bagaimana atura dan persyaratan kewajiban membayar zakat harta tampak dan zakat harta tidak tampak dalam hukum Islam. Peneliti menggunakan penelitian pustaka (Library Research) yakni suatu penelitian yang menjadikan bahan-bahan pustaka sebagai sumber data utama. Sumber utama dari penelitian ini berupa literatur, buku, dokumen, dan jurnal-jurnal. Dalam penelitian pustaka juga dikaji hal-hal yang bersifat empiris yang bersumber dari temuantemuan penelitian terdahulu Bardasarkan penelitian, dapat diketahui bahwa perbedaan konsep, objek, dan perhitungan antara zakat harta tampak dan zakat harta tidak tampak terletak pada sifat fisik harta, jenis objek yang dikenai zakat, dan metode perhitungan yang diterapkan sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Dan aturan dan persyaratan kewajiban membayar zakat harta tampak dan zakat harta tidak tampak meiliki perbedaan karena siifat harta yang abstrak, perhitungannya mengharuskan muslim untuk teliti dalam mengevaluasi kekayaan dan pengasilan mereka serta memastikan bahwa zakat yang dibayarkan sesuai dengan ketentuan hukum Islam. ABSTRACT Zakat is one of the pillars of Islam which functions to cleanse wealth and help others. In Islamic law, zakat does not only cover physical visible assets, but also invisible assets. This abstract aims to explain the concept of zakat on visible and invisible assets, as well as its implications in the practice of zakat. Zakat on assets appears to cover various types of assets that can be measured and valued directly, such as money, gold, silver and merchandise. These assets are clearly visible and can be counted, so managing them in zakat is relatively easier. Researchers use library research, namely research that uses library materials as the main data source. The main sources for this research are literature, books, documents and journals. In literature research, empirical matters are also studied which originate from previous research findings Meanwhile, zakat on invisible assets covers aspects that cannot be seen directly, such as intellectual property, industrial property rights, and assets that are in the form of investments that are not easily liquidated. Valuation and management of zakat on this type of property requires in-depth understanding and more complex methods. The discussion in this abstract includes the basic principles of zakat in Islam, the differences between visible and invisible assets, as well as the challenges faced in implementing zakat for both. Apart from that, it also highlights how the development of contemporary Islamic law seeks to align zakat regulations with modern economic dynamics, including the handling of invisible assets. In conclusion, a comprehensive understanding of these two types of assets is important to ensure effective implementation of zakat and in accordance with Islamic law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | UNSPECIFIED |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 05 May 2026 03:00 |
| Last Modified: | 05 May 2026 03:00 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43705 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


