Juliana, Putri Veronisa (2026) IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK SELF-TALK UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI PESERTA DIDIK KORBAN BULLYING DI SMK NEGERI 7 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Fenomena bullying yang terjadi di lingkungan sekolah, khususnya bullying verbal, masih sering dijumpai dan kerap dianggap sebagai perilaku yang wajar di kalangan peserta didik. Padahal, tindakan tersebut dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis korban, terutama menurunnya harga diri, rasa percaya diri, serta motivasi belajar. Latar belakang masalah penelitian ini berangkat dari ditemukannya peserta didik korban bullying yang menunjukkan sikap menarik diri, merasa tidak berharga, dan mengalami ketidaknyamanan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Permasalahan tersebut ditimbulkan oleh perlakuan negatif yang berulang seperti ejekan, penghinaan, dan pemberian julukan yang merendahkan, sehingga korban membentuk pola pikir negatif terhadap dirinya sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan konseling individu dengan teknik self-talk dalam meningkatkan harga diri peserta didik korban bullying di SMK Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi ke SMK N 7 Bandar Lampung, wawancara dilakukan dengan guru Bimbingan dan Konseling dan peserta didik yang menjadi korban bullying dan dokumentasi buku kasus. Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 2peserta didik SMK Negeri 7 Bandar Lampung. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangualasi sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: teknik self-talk efektif membantu peserta didik meningkatkan harga dirinya. Pada peserta didik RA, self-talk mampu mengurangi perasaan tidak menghormati diri, tidak berharga, dan tidak diterima. RA mulai menunjukkan perubahan seperti berani mengungkapkan pendapat, mengurangi perilaku menghindar, dan menampilkan sikap lebih percaya diri. Pada peserta didik KF, self-talk membantu mengubah pikiran negatif terkait kemampuan akademik menjadi lebih rasional. KF menunjukkan peningkatan rasa mampu, berani bertanya kepada guru, berkurangnya kecemasan, serta meningkatnya keberanian untuk terlibat dalam kegiatan belajar kelompok. Kedua peserta didik menunjukkan perkembangan positif setelah mengikuti beberapa sesi konseling individu dengan teknik self-talk. ABSTRACT The phenomenon of bullying in schools, especially verbal bullying, is still common and often considered normal behavior among students. However, such actions can have a negative impact on the psychological condition of the victim, especially in terms of decreased self-esteem, self-confidence, and motivation to learn. The background of this research stems from the discovery of students who are victims of bullying who show signs of withdrawal, feelings of worthlessness, and discomfort in participating in learning activities. These problems are caused by repeated negative treatment such as ridicule, insults, and derogatory nicknames, which cause victims to develop negative thoughts about themselves. Therefore, this study aims to describe the implementation of individual counseling services using self-talk techniques to improve the self-esteem of students who are victims of bullying at SMK Negeri 7 Bandar Lampung. This study uses a descriptive qualitative research method. The data collection techniques used in this study were observation at SMK N 7 Bandar Lampung, interviews with guidance and counseling teachers and students who were victims of bullying, and documentation of case files. The subjects of this study were two students from SMK Negeri 7 Bandar Lampung. To test the validity of the data, the researcher used data source triangulation. The results of this study show that self-talk techniques are effective in helping students improve their self-esteem. In RA students, self-talk was able to reduce feelings of disrespect, worthlessness, and rejection. RA began to show changes such as daring to express opinions, reducing avoidance behavior, and displaying more confident attitudes. In KF students, self-talk helped change negative thoughts related to academic ability to be more rational. KF showed an increase in competence, the courage to ask questions to teachers, reduced anxiety, and increased courage to participate in group learning activities. Both students showed positive development after participating in several individual counseling sessions using the self-talk technique.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 08:06 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 08:06 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


