LIA, CAHYANI (2026) BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE THERAPEUTIC COMMUNITY UNTUK MEMBENTUK KONSEP DIRI POSITIF EKS PENGGUNA NARKOBA DI UPTD PKS INSAN BERGUNA LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penyalahgunaan narkoba di indonesia, terutama kalangan remaja dan anak anak, yang berdampak pada rendahnya konsep diri yang rendah pada klien eks pengguna narkoba di uptd pks insan berguna lampung. Permasalahan yang dialami seperti menunjukkan perilaku negatif, seperti kurang percaya diri, merasa dirinya tidak berguna, merasa tidak layak dan tidak punya harapan hidup sehingga membuat klien memiliki konsep diri yang rendah. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok dengan metode therapeutic community untuk membentuk konsep diri positif eks pengguna narkoba di UPTD Insan Berguna Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan sumber data pada penelitian ini dengan teknik purposive sampling, terdapat 5 narasumber yang terdiri dari 1 konselor dan 4 orang klien yang menunjukkan berbagai perilaku yang negatif yaitu memiliki konsep diri yang rendah. Teknik analisis data dilakukan secara sistematis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program bimbingan kelompok dengan metode therapeutic community untuk membentuk konsep diri klien eks pengguna narkoba di UPTD PKS Insan Berguna Lampung telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang pertama yaitu, perencanaan kegiatan yang biasa dilaksanakan di UPTD PKS Insan Berguna Lampung terdiri dari materi yang disampaikan yang sesuai masalah apa yang sedang dirasakan oleh klien serta waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan tersebut, kedua, pelaksanaan ini terdapat beberapa tahapan yang terdiri dari tahap pembentukan, yaitu pengenalan antar anggota dalam kelompok. Tahap peralihan, yaitu konselor berperan aktif dengan menerapkan metode yaitu Therapeutic Community kepada klien, Adapun tahapannya yaitu Pembentukan Perilaku (Behavior management shaping), Pengendalian Emosi dan Psikologis (Emotional and Psychological), Pengembangan Pemikiran dan Kerohanian (Intelectual and Spiritual) dan Keterampilan Kerja dan Keterampilan Sosial (Vocational and Survival). Tahap Inti, yaitu mengidentifkasi masalah yang terjadi pada klien. Dalam metode therapeutic community beberapa tahapan yaitu Tahap Induction atau Intake Process (Proses Pengenalan atau Penerimaan), Tahap Primary (Pelaksanaan), Tahap Re-Entry (Lanjutan) dan Tahap AfterCare (Bimbingan Lanjutan). Tahap Akhir yaitu akhir dari pelaksanaan bimbingan kelompok tersebut, yang ketiga yaitu evaluasi ,yaitu konselor melakukan penilaian terhadap seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok dengan metode therapeutic community yang sudah dilakukan oleh klien. Jadi, setelah melakukan bimbingan kelompok dengan metode therapeutic community untuk membentuk konsep diri klien eks pengguna narkoba menunjukan terdapat beberapa perubahan meliputi perubahan sikap dan perilakunya, dan perubahan emosi. Kata Kunci : Therapeutic Community, Konsep Diri, Klien Eks Pengguna Narkoba. ABSTRACT This research is motivated by the rampant drug abuse in Indonesia, particularly among adolescents and children, which has resulted in low self-concept among former drug users at the Insan Berguna Lampung Community Health Center (UPTD PKS). These problems include negative behaviors such as low self-confidence, feelings of worthlessness, inadequacy, and hopelessness, leading to low self-concept among clients. The research question is how to implement group counseling using the therapeutic community method to foster positive self-concept among former drug users at the Insan Berguna Lampung Community Health Center (UPTD). This study employed a qualitative descriptive method with field research. Data collection techniques included interviews, observation, and documentation. Purposive sampling was used to select five informants: one counselor and four clients who exhibited various negative behaviors, including low self-concept. Data analysis was conducted systematically through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of a group guidance program with the therapeutic community method to shape the self-concept of ex-drug user clients at the UPTD PKS Insan Berguna Lampung has been carried out through several stages, firstly, planning activities that are usually carried out at the UPTD PKS Insan Berguna Lampung consists of materials delivered that are appropriate to the problems being felt by the client as well as the time and place of implementation of the activity, secondly, this implementation has several stages consisting of the formation stage, namely the introduction between members in the group. The transition stage, namely the counselor plays an active role by applying the Therapeutic Community method to the client, The stages are Behavior Management Shaping, Emotional and Psychological Control, Intellectual and Spiritual Development and Work Skills and Social Skills (Vocational and Survival). The Core Stage, namely identifying problems that occur in clients. In the therapeutic community method, several stages are the Induction Stage or Intake Process (Introduction or Acceptance Process), Primary Stage (Implementation), Re-Entry Stage (Continued) and AfterCare Stage (Continued Guidance). The final stage is the end of the group guidance program. The third stage is evaluation, where the counselor assesses all stages of the group guidance program using the therapeutic community method that the client has completed. Therefore, after conducting group guidance using the therapeutic community method to shape the self-concept of former drug users, several changes have been observed, including changes in attitudes and behavior, as well as changes in emotions. Keywords : Therapeutic Community, Self-Concept, Former Drug Users.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:52 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:52 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43652 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


