BIMBINGAN TEMAN SEBAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS DI UPTD PRSPD DINAS SOSIAL KEMILING BANDAR LAMPUNG

ANJELITA, YESHA RIA (2026) BIMBINGAN TEMAN SEBAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS DI UPTD PRSPD DINAS SOSIAL KEMILING BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 2 ANJELITA YESHA RIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
[thumbnail of SKRIPSI ANJELITA YESHA RIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract

ABSTRAK Penyandang disabilitas Tunawicara, mengalami berbagai hambatan dalam interaksi sosial akibat keterbatasan komunikasi verbal, yang mana berdampak pada rendahnya keterampilan sosial dan kesulitan beradabtasi dengan lingkungan. Kondisi ini menuntut adanya layanan konseling yang adaptif dan partisipatif, yang mana pendekatan yang dapat diterapkan yaitu bimbingan yang melibatkan dukungan dari interaksi antar teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan bimbingan teman sebaya dalam mengembangkan keterampilan soisal penyandang disabilitas Tunawicara di UPTD PRSPD Dinas Sosial Kemiling, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Untuk memilih informan/narasumber dalam menetapkan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sehingga di dapatlah 6 informan yang terdiri dari 1 pekerja sosial, 1 konselor dan 4 penyandang disabilitas Tunawicara yang berusia 17-25 tahun. Data dianalisis dengan metode interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta uji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan teman sebaya dilaksanakan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Bimbingan teman sebaya berperan efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif anggota kelompok, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi nonverbal, kerja sama dan pemahaman terhadap norma sosial, interaksi antar teman sebaya menciptakan suasana yang lebih nyaman dan mendukung, sehingga para anggota kelompok lebih mudah mengekspresikan diri. Berdasarkan dari temuan tersebut, disimpulkan bahwa bimbingan teman sebaya merupakan pendekatan yang efektif dan relevan dalam mengembangkanketerampilan sosial penyandang disabilitas Tunawicara. Pendekatan ini dapat dijadikan alternatif layanan konseling di Lembaga Rehabilitas Sosial untuk mendukung proses adaptasi dan keberfungsian sosial penyandang disabilitas. Kata Kunci: Bimbingan tenan sebaya, keterampilan sosial, penyandang. ABSTRACT People with speech impairments experience various obstacles in social interaction due to limited verbal communication, which results in poor social skills and difficulty adapting to the environment. This condition requires adaptive and participatory counseling services, where the approach that can be applied is guidance that involves support from interactions between peers. The purpose of this study is to describe the process of implementing peer guidance in developing the social skills of people with speech impairments at the UPTD PRSPD of the Kemiling Social Service, Bandar Lampung.. This study uses a qualitative approach with the type of field research. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation. To select informants/sources in determining the sample, purposive sampling techniques were used, resulting in 6 informants consisting of 1 social worker, 1 counsellor, and 4 hearing-impaired individuals aged 17-25. The data were analysed using Miles and Huberman's interactive method, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and the validity was tested through source and technique triangulation. The results of this study indicate that the implementation of peer guidance is carried out through the stages of formation, transition, activities, and termination. Peer guidance plays an effective role in increasing the active participation of group members, self-confidence, nonverbal communication skills, cooperation and understanding of social norms, interactions between peers create a more comfortable and supportive atmosphere, so that group members can more easily express themselves. Based on these findings, it is concluded that peer guidance is an effective and relevant approach in developing the social skills of people with speech and language disabilities. This approach can be used as an alternative counseling service at Social Rehabilitation Institutions to support the adaptation process and social functioning of people with disabilities. Keywords: peer guidance, social skills individuals with speech disabilities.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Apr 2026 07:16
Last Modified: 27 Apr 2026 07:16
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43633

Actions (login required)

View Item View Item