Deonard, Faishal Ghazy (2026) ANALISIS HUKUM ISLAM TENTANG PERAN NAZIR DALAM MENGELOLA ASET WAKAF D INDONESIA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRACT Waqf governance in Indonesia has a strong legal basis, yet many waqf assets remain underutilized because nazir performance often stays administrative rather than welfare- oriented. This study examines the normative–empirical gap between Islamic legal expectations for nazir and actual waqf management practices in Lampung Province. The study applies a qualitative juridical-empirical approach, integrating Islamic law and Indonesia‟s waqf legal framework with field evidence. Data were gathered through in-depth interviews with key stakeholders (BWI Lampung, the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs, and a nazir from PW Muhammadiyah Lampung) and supported by institutional documents. Nazir practice generally fulfills basic custodial functions and conventional utilization (religious and educational purposes) but remains conservative, with limited productive development. Persistent weaknesses appear in incomplete certification, fragmented documentation, weak reporting routines, and the largely formal use of SIWAK, which constrain transparency, accountability, and legal certainty. These patterns indicate that compliance is often minimalformal and does not yet reflect Islamic governance values emphasizing amānah, mas’ūliyyah, and benefit maximization (maqāṣid al-waqf). Strengthening nazir capacity, reporting standards, and governance supervision is essential to unlock waqf‟s socioeconomic potential. ABSTRAK Tata kelola wakaf di Indonesia memiliki landasan hukum yang relatif kuat, tetapi pemanfaatan aset wakaf di banyak daerah belum optimal karena kinerja nazir masih cenderung administratif dan belum berorientasi pada dampak kesejahteraan. Artikel ini menelaah kesenjangan normatif–empiris antara tuntutan hukum Islam terhadap peran nazir dan praktik pengelolaan wakaf di Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridisempiris, mengintegrasikan kerangka hukum Islam dan regulasi wakaf nasional dengan data lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci (BWI Lampung, Kanwil Kemenag, dan nazir PW Muhammadiyah Lampung) serta didukung dokumen kelembagaan. Praktik nazir umumnya memenuhi fungsi penjagaan aset dan pemanfaatan konvensional (ibadah dan pendidikan), namun pengembangan wakaf produktif masih terbatas. Ditemukan kelemahan pada sertifikasi yang belum tuntas, dokumentasi yang terfragmentasi, pelaporan yang lemah, serta pemanfaatan SIWAK yang masih formal, sehingga transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum belum kuat. Temuan ini menunjukkan kepatuhan yang sering bersifat minimal-formal dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai amānah, mas‟ūliyyah, dan optimalisasi manfaat (maqāṣid al-waqf). Penguatan kapasitas nazir, standar pelaporan, dan pengawasan tata kelola diperlukan untuk memaksimalkan potensi sosial-ekonomi wakaf.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:07 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 08:07 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


