STRATEGI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TERHADAP PENANGANAN PELANGGARAN KAMPANYE PADA PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2024

Ami, Pratama (2026) STRATEGI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM TERHADAP PENANGANAN PELANGGARAN KAMPANYE PADA PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2024. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI AMI PRATAMA PERPUS.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI AMI PRATAMA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Pelanggaran kampanye masih menjadi persoalan serius dalam penyelenggaraan Pemilihan Anggota Legislatif Tahun 2024 karena berpotensi mengganggu prinsip kejujuran dan keadilan pemilu, khususnya di Kabupaten Tanggamus. Praktik seperti politik uang, kampanye hitam, dan pelanggaran administratif menunjukkan perlunya strategi pengawasan yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, Bawaslu Kabupaten Tanggamus memiliki peran strategis dalam melakukan pencegahan, penanganan, dan penindakan terhadap pelanggaran kampanye guna menjaga integritas demokrasi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formulasi, implementasi, dan evaluasi strategi Bawaslu Kabupaten Tanggamus dalam penanganan pelanggaran kampanye Pemilu Legislatif Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan teori manajemen strategi Fred R. David sebagai kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak internal Bawaslu Kabupaten Tanggamus dan masyarakat sebagai informan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawaslu Kabupaten Tanggamus merumuskan strategi penanganan pelanggaran kampanye melalui pemetaan potensi pelanggaran, sosialisasi regulasi kepemiluan, serta penguatan pengawasan partisipatif. Implementasi strategi dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi SiGap Lapor, pembentukan posko pengaduan, serta koordinasi penanganan pelanggaran bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) secara sistematis mulai dari tahap penerimaan, verifikasi, hingga penindakan. Evaluasi strategi menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan pengawasan telah berjalan cukup efektif dan akuntabel, Bawaslu masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi hukum masyarakat, serta tantangan geografis wilayah. Kendala tersebut diatasi melalui pelatihan internal, optimalisasi pemanfaatan teknologi pengawasan, dan peningkatan intensitas sosialisasi kepada masyarakat. Kata Kunci: Strategi Bawaslu, Pelanggaran Kampanye, Pemilu 2024. ABSTRACT Campaign violations remain a significant challenge in ensuring the integrity of the 2024 Legislative Election, particularly in Tanggamus Regency. Practices such as vote buying, smear campaigns, and administrative violations indicate the need for a structured, systematic, and sustainable supervisory strategy. In this context, the Tanggamus Regency Election Supervisory Body (Bawaslu) plays a strategic role in preventing, handling, and enforcing campaign violations to safeguard local democratic integrity. This study aims to analyze the formulation, implementation, and evaluation of strategies employed by Bawaslu Tanggamus in handling campaign violations during the 2024 Legislative Election. The research adopts Fred R. David’s strategic management theory as its analytical framework. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through in-depth interviews, field observations, and documentation. The research informants included internal officials of Bawaslu Tanggamus and community members as external informants. The findings reveal that Bawaslu Tanggamus formulated its campaign violation handling strategies through mapping potential violations, disseminating electoral regulations, and strengthening participatory supervision. Strategy implementation was carried out through the utilization of the SiGap Lapor application, the establishment of complaint posts, and coordinated enforcement with the Integrated Law Enforcement Center (Gakkumdu), following systematic procedures from report reception and verification to enforcement actions. The evaluation indicates that although the supervisory strategy was implemented in an effective and accountable manner, several challenges remained, including limited human resources, low public legal literacy, and geographic constraints. These challenges were addressed through internal capacity building programs, optimization of supervisory technology, and intensified public outreach efforts. Keywords: Bawaslu Strategy, Campaign Violations, 2024 Legislative Election.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pemikiran Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Apr 2026 06:57
Last Modified: 20 Apr 2026 06:57
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43494

Actions (login required)

View Item View Item