SINTHA, BELLA (2026) PERAN GANDA PEDAGANG PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF FEMINISME SOSIAL MENURUT SIMONE DE BEAUVOIR (Studi Pada Pedagang Perempuan Di Pasar Tempel Sukarame Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Peran perempuan dalam masyarakat telah mengalami transformasi signifikan seiring dengan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya perempuan memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengasuh dan pendidik dalam keluarga tetapi juga sebagai penggerak ekonomi. Menurut Beauvoir, perempuan harus diberikan kebebesan yang setara dengan laki-laki untuk menentukan kehidupannya sendiri. Maka bagi Beauvoir, institusi pernikahan merupakan suatu intitusi yang merenggut kebebasan perempuan, dimana perempuan dengan suka rela menukarkan kebebasan dengan ketenangan, kemapanan, kepuasan dalam berumah tangga. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Dimana data primer diperoleh melalui hasil wawancara dan data sekunder diperoleh dari buku jurnal mengenai teori feminisme. Teknik pengumpulan data dimulai dari obervasi, selanjutnya di lakukan wawancara kepada 8 informan perempuan yang menjadi pedagang di Pasar Tempel Sukarame Bandar Lampung. Kegiatan dalam proses analisis data mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Analisis peran ganda pedagang perempuan dalam perspektif feminisme sosial menurut Simone De Beauvoir adalah perempuan pedagang tetap terjebak dalam konstruksi sosial sebagai “yang lain”, bahkan saat mereka berkontribusi secara signifikan terhadap ekonomi keluarga. Peran ganda bukanlah bentuk kebebasan eksistensial, tetapi lebih merupakan kondisi keterpaksaan karena tidak adanya pilihan dan ketidakadilan struktural dalam pembagian peran domestik. Keadaan yang membuat para pedagang pasar menjalankan peran gandanya dalam kehidupan. Tantangan peran ganda pedagang perempuan dalam perspektif feminisme sosial menurut simone de beauvoir adalah tidak adanya keseimbangan antara fungsi dan tugas yang dimiliki antara laki-laki dan perempuan. Dimana saat perempuan sudah membantu ekonomi keluarga namun masih saja di anggap patriaki oleh laki-laki dan tidak diberikan bantuan dari anggota keluarga terdekat. Kata Kunci : Peran Ganda, Perempuan, Simone De Beauvoir, dan Ekonomi. ABSTRACT The role of women in society has undergone significant transformation in line with social, economic, and cultural changes. Women hold a strategic role not only as caregivers and educators within the family but also as drivers of the economy. According to Beauvoir, women must be granted the same freedom as men to determine their own lives. For Beauvoir, marriage is an institution that seizes women's freedom, where women voluntarily exchange their liberty for comfort, stability, and satisfaction in domestic life. The research methodology used was qualitative. The data sources in this study were secondary and primary data. Primary data was obtained through interviews, while secondary data was obtained from journals on feminist theory. Data collection techniques began with observation, followed by interviews with eight female informants who were traders at the Sukarame Tempel Market in Bandar Lampung. Activities in the data analysis process included data reduction, data presentation, and verification or drawing conclusions. The analysis of the dual roles of women traders from the perspective of social feminism according to Simone de Beauvoir reveals that these women remain trapped within the social construction of being “the Other,” even as they contribute significantly to the family economy. Their dual role is not a form of existential freedom, but rather a condition of compulsion due to a lack of choice and structural injustice in the division of domestic roles. This condition forces market women to carry out their dual roles in everyday life. The main challenge faced by women traders, viewed through the lens of social feminism and Beauvoir’s perspective, is the absence of balance in roles and responsibilities between men and women. Even when women support the family economy, they are still subjected to patriarchal treatment by men and receive little to no support from close family members. Keywords: Dual Roles, Women, Simone de Beauvoir, Economy.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 07:35 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 07:35 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43471 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


