INNE, INNE DWI HERFINA (2026) BIMBINGAN KETERAMPILAN TATA GRAHA DENGAN METODE PEMBIASAAN UNTUK PENGEMBANGAN DIRI ANAK DOWN SYNDROME DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI PKK BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Anak down syndrome adalah kondisi abnormalitas atau yang dikenal sebagai kelainan genetic trisomy, dimana terdapat tambahan kromosom pada kromosom 21. Anak down syndrome memiliki permasalahan pada kehidupan sehari-hari berkaitan dengan Kesehatan dan pemeliharaan diri seperti contohnya belum mampu membersihkan tempat tidur sendiri dan menjaga kebersihan. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang dimiliki, anak down syndrome membutuhkan adanya bimbingan, salah satu bimbingan yang dapat diberikan adalah bimbingan keterampilan. Di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung melaksanakan bimbingan keterampilan untuk anak down syndrome yang mengalami permasalahan dalam hal pengembangan diri, sehingga penulis tertarik untuk meneliti mengenai pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, 1 guru pembimbing keterampilan, 1 ketua pelaksanaan keterampilan tata graha, sehingga jumlah sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 3 orang. Sedangkan data skunder dalam penelitian ini adalah dokumentasi yang tertulis maupun foto di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung. Adapun prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, Wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha dengan metode pembiasaan untuk pengembangan diri anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung meliputi tiga tahapan yaitu pertama, tahap perencanaan yang meliputi penetapan materi layanan, tujuan yang ingin dicapai, sasaran kegiatan, bahan untuk bimbingan keterampilan tata graha, rencana penilaian, waktu dan tempat. Kedua tahap pelaksanaan kegiatan yang meliputi pembentukan kelompok untuk memulai awal pembelajaran, pengenalan alat-alat keterampilan dan kegiatan bimbingan keterampilan tata graha. Ketiga, tahap evaluasi yaitu pelaksanaan bimbingan keterampilan tata graha pada anak down syndrome di Sekolah Luar Biasa Negeri PKK Bandar Lampung cukup memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Mereka mampu memahami atau melaksanaakan apa yang disampaikan oleh guru pembimbing dan menciptakan perilaku yang baik dari sebelumnya. Kata kunci : Bimbingan, Down Syndrome, Keterampilan Tata Graha, Nilai Islam, Pembelajaran. ABSTARCT Children with Down syndrome have an abnormality, also known as trisomy, a genetic disorder characterized by an extra chromosome on chromosome 21. Children with Down syndrome experience daily health and self-care challenges, such as not being able to make their own beds and maintain hygiene. Based on these challenges, children with Down syndrome require guidance, one of which is skills guidance. The PKK State Special School in Bandar Lampung provides skills guidance for children with Down syndrome who experience self-development challenges. Therefore, the author was interested in examining the implementation of housekeeping skills guidance using the habituation method for the self-development of children with Down syndrome at the PKK State Special School in Bandar Lampung. The purpose of this study is to describe the implementation of housekeeping skills guidance using the habituation method for the self development of children with Down syndrome at the PKK State Special School in Bandar Lampung. This research is a descriptive qualitative field research. The primary data sources in this study were one principal, one skills guidance teacher, and one head of the housekeeping skills implementation. Therefore, the total number of primary data sources in this study was three. The secondary data in this study consisted of written and photographic documentation at the PKK State Special School in Bandar Lampung. The data collection procedure used observation, interviews, and documentation. Based on the research results, the implementation of housekeeping skills guidance using the habituation method for the self development of children with Down syndrome at the PKK State Special School in Bandar Lampung involved three stages: first, the planning stage, which included determining service materials, objectives to be achieved, activity targets, materials for housekeeping skills guidance, assessment plans, time, and location. The second stage involved implementing activities, which included forming groups to begin initial learning, introducing skills tools, and conducting housekeeping skills guidance activities. Third, the evaluation stage, in which the implementation of housekeeping skills guidance for children with Down syndrome at the PKK State Special School in Bandar Lampung produced quite good results and met the intended goals. They were able to understand and implement what the guidance teacher conveyed and maintained good behavior. Keywords: Guidance, Down Syndrome, Housekeeping Skills, Islamic Values, Learning.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 08:43 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 08:43 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43456 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


