PERAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA PERSPEKTIF SIYASAH MALIYAH (Studi Di Kampung Ujung Gunung Ilir Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang)

FUTRI, RATI (2026) PERAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA PERSPEKTIF SIYASAH MALIYAH (Studi Di Kampung Ujung Gunung Ilir Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 FUTRI RATI.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI FUTRI RATI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, dari perspektif Siyasah Maliyah. Melalui usaha simpan pinjam, BUMDes berkontribusi langsung melalui setoran bagi hasil ke kas desa sekitar 10% dan tidak langsung melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, meskipun terkendala keterbatasan modal dan manajemen. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Bagaimana peran BUMDes dalam meningkatkan PADes berdasarkan Pasal 27 Ayat (2) Huruf b PP Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes di Kampung Ujung Gunung Ilir? Bagaimana tinjauan perspektif Fiqh Siyasah Maliyah terhadap peran BUMDes tersebut? Sejauh mana efektivitas pengelolaan BUMDes Whana Artha dalam mengoptimalkan aset desa untuk kemaslahatan masyarakat sesuai prinsip keadilan dan transparansi Islam? Tujuan Penelitian ini menjelaskan peran BUMDes dalam meningkatkan PADes sesuai regulasi PP Nomor 11 Tahun 2021. Menganalisis perspektif Fiqh Siyasah Maliyah terhadap pengelolaan BUMDes untuk peningkatan pendapatan desa. Memberikan rekomendasi optimalisasi BUMDes berbasis prinsip Islam guna kemandirian ekonomi desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kualitatif dengan pendekatan (field research) di Kampung Ujung Gunung Ilir. Data primer diperoleh dari wawancara dengan 5 pelaku BUMDes dan 5 masyarakat desa menggunakan teknik purposive sampling, kemudian data dianalisis secara kualitatif. Analisis data dilakukan secara bertahap setelah mengumpulkan data dan menggunakan fiqih siyasah maliyah. sementara data sekunder dari dokumen, Al-Quran, dan literatur. Analisis data meliputi editing, sistematisasi, dan pendekatan deduktifinduktif untuk menggali peran BUMDes secara deskriptif. Analisis data dalam penelitian dilakukan secara bertahap setelah proses mengumpulkan data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Whana Artha berperan ganda sebagai pengelola aset desa melalui simpan pinjam, menyumbang PADes melalui bagi hasil tahunan dan pemberdayaan UMKM, serta selaras dengan Siyasah Maliyah melalui prinsip tawazun (keseimbangan), tadakhul dawlah (intervensi negara), dan maslahah umum. Kontribusi mencapai 10% PADes, cipta lapangan kerja, tingkatkan solidaritas sosial, meski belum maksimal akibat kendala modal dan diversifikasi usaha. ABSTRACT The role of the Village-Owned Enterprise (BUMDes) serves as one key effort to enhance Original Village Income (PADes) in Kampung Ujung Gunung Ilir, Menggala Sub- District, Tulang Bawang Regency, from the perspective of Siyasah Maliyah. Through its savings and loan operations, BUMDes contributes directly via profit-sharing deposits to the village treasury of around 10% and indirectly through community economic empowerment, despite challenges from limited capital and management. The research problem is formulated as follows: How does BUMDes contribute to increasing PADes based on Article 27 Paragraph (2) Letter b of Government Regulation Number 11 of 2021 on BUMDes in Kampung Ujung Gunung Ilir? What is the review from the Fiqh Siyasah Maliyah perspective on that BUMDes role? To what extent is the effectiveness of Whana Artha BUMDes management in optimizing village assets for community welfare in line with Islamic principles of justice and transparency? The research objectives explain the BUMDes role in boosting PADes per PP Number 11 of 2021 regulations, analyze the Fiqh Siyasah Maliyah perspective on BUMDes management for village income growth, and provide recommendations for BUMDes optimization based on Islamic principles to achieve village economic independence. This research employs a qualitative method with a field research approach in Kampung Ujung Gunung Ilir. Primary data comes from interviews with 5 BUMDes actors and 5 villagers using purposive sampling, analyzed qualitatively. Data analysis occurs stepwise after collection, applying Fiqh Siyasah Maliyah, while secondary data draws from documents, the Quran, and literature; it includes editing, systematization, and deductive- inductive approaches to descriptively explore BUMDes roles. Research findings indicate that BUMDes Whana Artha plays a dual role as village asset manager via savings and loans, contributing to PADes through annual profit-sharing and SME empowerment, aligning with Siyasah Maliyah via principles of tawazun (balance), tadakhul dawlah (state intervention), and general maslahah. Contributions reach 10% of PADes, create jobs, boost social solidarity, though not yet maximal due to capital constraints and business diversification limitations.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 15 Apr 2026 07:55
Last Modified: 15 Apr 2026 07:55
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43450

Actions (login required)

View Item View Item